Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh burnout , worklife balance dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan sebanyak 80 orang. Teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 80 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, observasi, dan kuesioner. Teknik pengujian yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan hasil : Y = 17.276 + -0,369 (X1) + 0,302 (X2) + 0,448 (X3) dan uji hipotesis yang terdiri atas uji t dan uji f. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat pengaruh negative dan signifikan antara burnout terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan 0,000 > 0,05 dan nilai t hitung -5.368 > 1,991. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara worklife balance terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai Sig. 0,003 < 0,05 dan nilai t hitung 3,020 > 1,991 . (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai ,000 < 0,05 dan nilai t hitung 5,005 > 1,991 (4) Terdapat pengaruh dan signifikan antara burnout, worklife balance dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai f hitung 47.080 > 2,72, koefisien korelasi (R) sebesar 0,749 yang berarti keeratan antar variabel cukup kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,650 yang artinya 65 % ketiga variabel bebas mempengaruhi kinerja karyawan secara simultan dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.