Mulia, Dinda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Burnout, Worklife Balance dan Budaya Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior (Studi Kasus: PT Tunas Struktur Indonesia ) Mulia, Dinda; Desty Febrian, Wenny
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2024)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v2i3.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh burnout , worklife balance dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dengan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan sebanyak 80 orang. Teknik sampling jenuh. Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 80 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, observasi, dan kuesioner. Teknik pengujian yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan hasil : Y = 17.276 + -0,369 (X1) + 0,302 (X2) + 0,448 (X3) dan uji hipotesis yang terdiri atas uji t dan uji f. Hasil penelitian ini adalah: (1) Terdapat pengaruh negative dan signifikan antara burnout terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan 0,000 > 0,05 dan nilai t hitung -5.368 > 1,991. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara worklife balance terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai Sig. 0,003 < 0,05 dan nilai t hitung 3,020 > 1,991 . (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai ,000 < 0,05 dan nilai t hitung 5,005 > 1,991 (4) Terdapat pengaruh dan signifikan antara burnout, worklife balance dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior yang ditunjukkan dengan nilai f hitung 47.080 > 2,72, koefisien korelasi (R) sebesar 0,749 yang berarti keeratan antar variabel cukup kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,650 yang artinya 65 % ketiga variabel bebas mempengaruhi kinerja karyawan secara simultan dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.