Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Training In Making Papaya Chips And Tough Chips In Developig Entrepreneurship And Creativity Of The Punggomosi Village Community Tonasa, Muhamad; Ramadani, Ines
Majalah Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Teras Kampus as a member of PT Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/maindo.v1i3.235

Abstract

The community in Kecamatan Desa/Kelurahan Punggomosi predominantly works as farmers, with papaya being one of the most common crops. Developing papaya into a marketable product is a key part of the KKN (Community Service Program) activities, aimed at broadening the community's knowledge about business and the utilization of local plants, especially for those in need. The program is expected to enhance skills and mental attitudes necessary for personal development. Empowerment through entrepreneurial training serves as a crucial means to provide knowledge and skills related to better family and community life. Ultimately, this training program aims to influence the development of entrepreneurial skills and foster an entrepreneurial spirit, creating independence in both attitude and business.
Penerapan Design Thinking untuk Meningkatkan Kinerja Pengiriman dan Efisiensi Operasional Gudang JNE Jambi Ramadani, Ines; Masruroh, Siti; Suryani, Bella
Fusion : Journal of Research in Engineering, Technology and Applied Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): Fusion - Oktober
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan pengiriman barang merupakan permasalahan utama dalam industri jasa logistik yang berdampak pada kepuasan pelanggan dan kinerja operasional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengiriman barang melalui penerapan pendekatan Design Thinking pada operasional Gudang JNE Jambi. Metode penelitian menggunakan lima tahapan Design Thinking, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui observasi operasional gudang, wawancara dengan staf, serta analisis keluhan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pengiriman disebabkan oleh proses sortir yang tidak efisien, keterbatasan sistem pelacakan, dan lemahnya koordinasi internal. Solusi yang diimplementasikan meliputi perbaikan alur sortir, optimalisasi sistem pelacakan pengiriman, dan peningkatan koordinasi antarunit. Evaluasi kinerja menunjukkan penurunan tingkat keterlambatan pengiriman dari 20% menjadi 14%, sehingga terjadi peningkatan kinerja sebesar 6%. Temuan ini membuktikan bahwa Design Thinking efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional pengiriman barang.