Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UMKM Memiliki Peran Penting Dalam Perekonomian Indonesia Aprieni; Farida Ratna Meilantika; Lastriana Sihotang; Febrina Vidya Rachma S
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i4.976

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Sebagai salah satu sektor yang paling dominan, UMKM menyumbang sekitar 99% dari total unit usaha di negara ini dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mencapai sekitar 60,5%. Dalam Konteks sejarah, UMKM telah ada sejak lama di Indonesia yang berfungsi sebagai tulang punggung ekonomi lokal bahkan sebelum munculnya perusahaan-perusahaan besar. Salah satu alasan utama mengapa UMKM dianggap sebagai pilar ekonomi adalah ketahanannya dalam menghadapi krisis. Contohnya, selama krisis ekonomi tahun 1997-1998, banyak perusahaan besar yang gagal beroperasi, sementara UMKM tetap mampu bertahan dan bahkan berkembang. Struktur organisasi yang lebih fleksibel dan ketergantungan yang rendah pada modal besar menjadi faktor kunci dalam daya tahan UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dapat menjadi strategi utama dalam memperkuat perekonomian nasional.
UMKM Memiliki Peran Penting Dalam Perekonomian Indonesia Aprieni; Farida Ratna Meilantika; Lastriana Sihotang; Febrina Vidya Rachma S
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i4.976

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Sebagai salah satu sektor yang paling dominan, UMKM menyumbang sekitar 99% dari total unit usaha di negara ini dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mencapai sekitar 60,5%. Dalam Konteks sejarah, UMKM telah ada sejak lama di Indonesia yang berfungsi sebagai tulang punggung ekonomi lokal bahkan sebelum munculnya perusahaan-perusahaan besar. Salah satu alasan utama mengapa UMKM dianggap sebagai pilar ekonomi adalah ketahanannya dalam menghadapi krisis. Contohnya, selama krisis ekonomi tahun 1997-1998, banyak perusahaan besar yang gagal beroperasi, sementara UMKM tetap mampu bertahan dan bahkan berkembang. Struktur organisasi yang lebih fleksibel dan ketergantungan yang rendah pada modal besar menjadi faktor kunci dalam daya tahan UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dapat menjadi strategi utama dalam memperkuat perekonomian nasional.