Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klausul Non-Kompetisi dalam Perjanjian Kerja sebagai Bentuk Perlindungan Rahasia Dagang Yanthi, Tri
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i8.5025

Abstract

Penelitian ini membahas tentang klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja sebagai alat perlindungan rahasia dagang perusahaan, dengan fokus pada efektivitas dan keabsahannya dari perspektif hukum. Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, rahasia dagang memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan oleh karena itu memerlukan perlindungan yang ketat. Salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk melindungi informasi sensitif adalah dengan menetapkan klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja karyawan. Klausul ini membatasi karyawan untuk tidak bekerja di pesaing atau memulai usaha yang serupa setelah mereka meninggalkan perusahaan. Meskipun demikian, keberadaan klausul ini harus memenuhi beberapa syarat agar sah dan efektif, antara lain terbatas dalam hal waktu, ruang lingkup, dan wilayah serta disertai dengan kompensasi yang adil. Dalam tulisan ini juga dijelaskan tentang peraturan perundang-undangan yang mengatur perlindungan rahasia dagang di Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. Selanjutnya, pembahasan berfokus pada dua rumusan masalah utama: (1) keabsahan klausul non-kompetisi dalam perjanjian kerja berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan (2) efektivitas klausul tersebut dalam melindungi rahasia dagang perusahaan. Melalui analisis mendalam, disimpulkan bahwa klausul non-kompetisi dapat menjadi alat yang efektif dalam melindungi rahasia dagang, dengan catatan bahwa klausul tersebut harus dirumuskan secara hati-hati untuk memastikan kesesuaiannya dengan hukum yang berlaku dan prinsip keadilan bagi pekerja. Tulisan ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan klausul non-kompetisi serta implikasinya terhadap hubungan industrial dan hukum ketenagakerjaan.
Penyelesaian Sengketa Investasi Internasional: Analisis Peran ICSID dalam Menjamin Perlindungan Investor Asing Yanthi, Tri; Valerie, Olivia
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i2.32031

Abstract

Penyelesaian sengketa investasi internasional telah menjadi topik yang semakin relevan seiring dengan pertumbuhan globalisasi ekonomi dan peningkatan aliran investasi lintas negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penyelesaian sengketa ICSID terhadap kebijakan ekonomi negara tuan rumah, yang harus menyesuaikan kebijakan domestiknya dengan kewajiban internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan tata kelola perusahaan yang baik tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Green accounting berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, sementara tata kelola perusahaan yang baik berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan urgensi untuk memperkuat kerangka hukum internasional yang dapat memfasilitasi perlindungan yang lebih seimbang bagi investor dan negara, serta menciptakan kondisi yang lebih adil dan stabil dalam hubungan investasi internasional.  Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran green accounting dan tata kelola perusahaan dalam meningkatkan nilai perusahaan, dengan penekanan pada pentingnya manajemen kinerja keuangan yang efektif.