Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN KURIKULUM PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KARAKTER (STUDI PONDOK PESANTREN MUKHTAR SYAFA’AT MESUJI OKI) PIRKUN
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i1.1798

Abstract

Improving the quality of character education for students is not an easy job, where students who are used to a free life tend to find it difficult to adapt to an environment full of rules, so good curriculum management is needed to improve character education. This study aims to analyze the implementation of Islamic boarding school curriculum management, and efforts to improve the character education of students at the Mukhtar Syafa'at Mesuji OKI Islamic boarding school. This study applies qualitative research in the form of a case study. The result is that the management of the pesantren curriculum cannot be separated from the management functions known as POAC namely planning, organizing, actuating, controlling, where the four functions are popularized by the terms planning, organizing, implementing, and evaluating. These four functions have been carried out at the Mukhtar Syafa'at Mesuji OKI Islamic boarding school. Furthermore, in an effort to improve character education at the Mukhtar Syafa'at Mesuji OKI Islamic Boarding School, a competition and competency program was carried out. The implication is that this character is expected to become a provision for the students when the students are no longer in the boarding school environment and are no longer in the family environment when they are adults.
Implementasi Kitab Ta’lim Muta’allim Dalam Pembentukan Etika Belajar ( Studi Kasus Pondok Pesantren Mukhtar Syafa’at Mesuji ) Pirkun
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v2i2.63

Abstract

Kitab Ta'lim al-Mutta'alim adalah kitab yang membahas tentang etika belajar yang membahas tentang akhlak untuk meraih manfaat dan keberkahan ilmu. Santri Pondok Pesantren Mukhtar Syafa’at merupakan anak-anak yang memang mereka tujukan untuk tetap menjadi lebih baik lagi, namun pada kenyataannya sangat sulit untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi baik, sehingga kebiasaan buruk itu masih dilakukan ketika menjadi santri dan membutuhkan banyak pekerjaan rumah bagi pengurus pesantren untuk selalu membimbing santri menjadi pribadi yang baik sesuai dengan kebutuhannya. dengan ajaran Islam sesuai dengan isi kitab Ta'limul Muta'alim. Maka penelitian ini tentang: Implementasi Kitab Ta'limul Muta'alim dalam Pembentukan Etika Belajar di Pondok Pesantren Mukhtar Syafa’at Sukamukti Mesuji. Dalam penelitian ini akan dibahas bagaimana konsep pendidikan di pondok pesantren dalam Kitab Ta’lim al-Muta’allim yang kemudian akan diterapkan dalam kehidupan santri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari khususnya dalam menuntut ilmu atau mengaji Qur'an. Jurnal ini mengkaji implementasi kitab Ta'lim Al Muta'allim dalam pembentukan akhlak belajar siswa dengan jenis penelitian yang akan dibahas adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini digunakan, karena penulis mencoba, mengamati, melihat dan mengkaji penerapan kitab Ta'lim Al-Muta'allim dalam pembentukan akhlak belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Ta'lim Muta'alim memuat pendidikan akhlak yang berorientasi pada pembentukan akhlak belajar siswa. Dari berbagai isi kitab ta'limul muta'alim tentang ilmu pengetahuan, sebagian besar berisi perbaikan akhlak yang harus dilakukan oleh santri dalam menuntut ilmu. Tujuan pembelajaran kitab Ta’lim al-Muta’allim yang diterapkan di Pondok Pesantren Mukhtar Syafa’at Sukamukti Mesuji adalah untuk membentuk kepribadian santri yang beradab, beretika. menuntut ilmu untuk menghasilkan ilmu yang bermanfaat dan barokah, bermanfaat bagi peserta didik
Pengelolaan Pembiayaan Keuangan Pendidikan Pirkun; Nurul Hidayati Murtafiah
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v3i1.72

Abstract

Pembiayaan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan terlaksananya, kegiatan di Lembaga Pendidikan yang selayaknya harus dikelola secara efektif, teratur dan terencana agar dapat dipergunakan secara benar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta solusi dalam manajemen pembiayaan Pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan proses pengelolaan pembiayaan di sekolah ini melalui tahap pennganggaran, penggunaan anggaran, pencatatan, pelaporan serta audit keuangan. Kendala yang dihadapi ialah keterlambatan pencairan dana BOS. Dan solusinya ialah menggunakan uang spp siswa yang dibayarkan tiap bulannya
The Interaction Patterns Between Malay and Javanese Students in a Multicultural School Environment Pirkun; Ari Irawan
JESS (Journal of Educational Social Studies) Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jess.v14i2.35534

Abstract

In a multicultural society, interaction between ethnic groups plays a crucial role in maintaining social cohesion. Schools, as a small representation of a diverse culture, play a strategic role in fostering social harmony among students from diverse cultural backgrounds. This study aims to describe and analyze patterns of social interaction between Malay and Javanese students in a multicultural school environment, particularly in a transmigration area. The primary focus of the study is patterns of social interaction, the factors that influence them, and the role of schools in fostering cross-cultural social integration. The research approach used was a qualitative case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving students, teachers, and the principal. The results indicate that interactions between Malay and Javanese students still tend to be structured along ethnic lines. This pattern reflects a tendency toward exclusivity in social interactions. Factors such as differences in language and cultural habits, unequal participation in school activities, and the uneven implementation of inclusive policies contribute to limited cross-cultural interaction. Thus, education is expected to function not only as a means of recognising diversity, but also as a vehicle for fostering social harmony in the school environment.