Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APARATUR SIPIL NEGARA : ETIKA DAN KINERJA ADMINISTRASI DALAM KACAMATA PELAYANAN PUBLIK Mohammad Havid Fathurrozy; Niswatun Nurul Fajri; Hayat, Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10190

Abstract

Hubungan rumit antara etika dan kinerja dalam kerangka kerja organisasi terutama terlihat pada entitas yang beroperasi dalam sektor pemerintah, di mana kedua elemen ini sangat terjalin dan saling berpengaruh. Investigasi ilmiah ini berlabuh dalam tujuan mengeksplorasi dan menjelaskan secara menyeluruh dinamika yang ada antara pertimbangan etis dan kemanjuran operasional Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan tujuan aspirasional bahwa temuan tersebut akan berkontribusi secara signifikan pada peningkatan kualitas keseluruhan layanan publik yang diberikan kepada masyarakat. Kaliber dan efektivitas layanan publik yang diberikan oleh ASN pada dasarnya bergantung pada etos kerja yang kuat dan standar moral yang ditegakkan oleh personel dalam upaya profesional mereka. Pendekatan metodologis yang digunakan dalam penyelidikan akademis yang ketat ini dicirikan sebagai penelitian kualitatif, yang sangat mahir dalam mengungkap nuansa perilaku manusia dan budaya organisasi. Akibatnya, dalam ranah penelitian kualitatif, proses analisis informasi dirancang dengan cermat untuk membangun hipotesis dan kerangka teoritis yang memperkaya pemahaman kita tentang dinamika masyarakat yang lebih luas. Prinsip etika dasar inilah yang berfungsi sebagai landasan perilaku administratif, memastikan bahwa pilihan dan tindakan yang dilakukan oleh administrator publik diinformasikan tidak hanya dengan mengejar efisiensi, tetapi juga oleh komitmen yang teguh terhadap keadilan, integritas, dan kebenaran di semua dimensi tanggung jawab operasional mereka. Pendekatan holistik semacam itu sangat penting, karena menumbuhkan budaya akuntabilitas dan tata kelola etis yang penting untuk menopang kepercayaan publik dan kepercayaan pada lembaga-lembaga pemerintah. Pada akhirnya, interaksi etika dan kinerja dalam ASN tidak hanya berdampak pada hasil langsung dari pemberian layanan publik tetapi juga membentuk lintasan jangka panjang reputasi organisasi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyadari bahwa peningkatan kerangka etika dapat mengarah pada peningkatan yang signifikan dalam kinerja secara keseluruhan dan, akibatnya, lingkungan pelayanan publik yang lebih adil dan efektif.