Santi, Ni Putu Ira Karisma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE GI PADA PEMBELAJARAN TEATER DI SMA NEGERI 1 SELEMADEG Santi, Ni Putu Ira Karisma
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4520

Abstract

Menurut rincian program pada Platform Merdeka Belajar, penerapan kurikulum merdeka dimulai dengan asesmen awal pembelajaran, kemudian melakukan pembelajaran berdiferensiasi melalui beberapa model pembelajaran diantaranya pembelajaran yang inovatif, dan penerapan literasi serta numerasi di sekolah. Dengan adanya hal tersebut, perlu adanya inovasi dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Salah satunya dengan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yang relevan. Pada mata pelajaran Seni Budaya kelas XI A di SMA Negeri 1 Selemadeg telah ditentukan oleh sekolah untuk memilih cabang seni teater. Tujuan dari pembelajaran seni teater ini agar peserta didik mampu memahami seni teater, sejarah seni teater, unsur-unsur seni teater, penyusunan naskah, dan manajemen seni pertunjukan teater secara teori dan praktis, mengalami penerimaan terhadap keberagaman, dan melatih pengembangan keterampilan sosial. Kegiatan ini menggunakan model pembelajaran inovatif yaitu Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation yang berarti peserta didik dibentuk ke dalam kelompok kecil dan lebih banyak untuk aktif bersama kelompoknya yang dirangsang melalui pertanyaan-pertanyaan pemantik oleh guru. Tahapan pembelajaran yang dilakukan yakni persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilan dengan capaian yang dihasilkan yakni 100%. Karena mampu mempraktikkan dengan maksimal manajemen serta pementasan seni teater berdasarkan teori yang telah diberikan. Peserta didik mampu meraih nilai yang memuaskan sehingga penerapan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation berhasil dilaksanakan pada pembelajaran seni teater. Kontribusi yang diberikan dapat dirasakan oleh peserta didik, mitra/sekolah, dan mahapeserta didik melalui penawaran dan praktik langsung yang bersifat alternatif dengan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE GI PADA PEMBELAJARAN TEATER DI SMA NEGERI 1 SELEMADEG Santi, Ni Putu Ira Karisma
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4520

Abstract

Menurut rincian program pada Platform Merdeka Belajar, penerapan kurikulum merdeka dimulai dengan asesmen awal pembelajaran, kemudian melakukan pembelajaran berdiferensiasi melalui beberapa model pembelajaran diantaranya pembelajaran yang inovatif, dan penerapan literasi serta numerasi di sekolah. Dengan adanya hal tersebut, perlu adanya inovasi dalam kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Salah satunya dengan melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yang relevan. Pada mata pelajaran Seni Budaya kelas XI A di SMA Negeri 1 Selemadeg telah ditentukan oleh sekolah untuk memilih cabang seni teater. Tujuan dari pembelajaran seni teater ini agar peserta didik mampu memahami seni teater, sejarah seni teater, unsur-unsur seni teater, penyusunan naskah, dan manajemen seni pertunjukan teater secara teori dan praktis, mengalami penerimaan terhadap keberagaman, dan melatih pengembangan keterampilan sosial. Kegiatan ini menggunakan model pembelajaran inovatif yaitu Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation yang berarti peserta didik dibentuk ke dalam kelompok kecil dan lebih banyak untuk aktif bersama kelompoknya yang dirangsang melalui pertanyaan-pertanyaan pemantik oleh guru. Tahapan pembelajaran yang dilakukan yakni persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilan dengan capaian yang dihasilkan yakni 100%. Karena mampu mempraktikkan dengan maksimal manajemen serta pementasan seni teater berdasarkan teori yang telah diberikan. Peserta didik mampu meraih nilai yang memuaskan sehingga penerapan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation berhasil dilaksanakan pada pembelajaran seni teater. Kontribusi yang diberikan dapat dirasakan oleh peserta didik, mitra/sekolah, dan mahapeserta didik melalui penawaran dan praktik langsung yang bersifat alternatif dengan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Groups Investigation.