Permatasari, Yulia Putri Kartika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Anak Perempuan dan Single Father: Tantangan, Hambatan, dan Peran Media Sosial Permatasari, Yulia Putri Kartika; Puspitasari, Annisaa Aprilia; Pratiwi, Meisyi Naishilla Defti
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i6.4099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola komunikasi antara anak perempuan dengan ayah yang berstatus sebagai orang tua tunggal (single father) di wilayah Jabodetabek, khususnya dalam konteks peran ibu yang telah meninggal dunia. Melalui pendekatan konstruktivis dan studi naratif, penelitian ini menggali dinamika sosial dan personal dalam komunikasi keluarga, dengan menggunakan observasi dan wawancara mendalam sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi antara anak perempuan dan single father cenderung langsung dan to the point, yang sering kali mengurangi kedalaman emosional dalam hubungan mereka. Hambatan utama dalam komunikasi ini mencakup kesulitan menemukan waktu bersama, ketidakhadiran peran ibu, serta perbedaan respon ayah terhadap kebutuhan emosional anak perempuan. Penggunaan media sosial, seperti WhatsApp, terbukti menjadi alat yang efektif dalam menjembatani celah komunikasi, dengan memberikan fleksibilitas dan kenyamanan dalam interaksi. Meski komunikasi digital memiliki keterbatasan dalam hal isyarat non-verbal, media ini mampu menciptakan ruang bagi keterbukaan emosional yang lebih besar. Melalui teori Computer-Mediated Communication (CMC) dan Social Information Processing, penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan yang kuat dan bermakna dapat terbentuk melalui komunikasi digital, meskipun terbatas pada pesan berbasis teks. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya keseimbangan antara komunikasi langsung dan pemanfaatan teknologi dalam membangun hubungan yang sehat antara anak perempuan dan ayah sebagai single father, terutama dalam kondisi ketidakhadiran ibu. Kata Kunci : Komunikasi keluarga, single father, anak perempuan, Computer-Mediated Communication (CMC), keterbukaan emosional.
Peran Anggota Keluarga Lain dalam Komunikasi Keluarga antara Anak Perempuan dengan Single Father Puspitasari, Annisaa Aprilia; Pratiwi, Meisyi Naishilla Defti; Permatasari, Yulia Putri Kartika
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i1.3662

Abstract

This study aims to find out the communication patterns formed in family communication between daughters and single fathers with the help of other family members' roles in it. This study uses a narrative study approach with a constructivist paradigm to explore individual experiences and the meanings they build in their communication interactions. The informant in this study is a daughter who no longer has a mother because she died and lives at home with other family members. The results of the study indicate that the communication pattern between daughters and single fathers in this study is protective, where the communication pattern is oriented towards high conformity and low conversation. One of these is the discovery of a communication barrier, where daughters feel unable to freely open up to single fathers without a communication bridge such as other family members in the communication between them so that daughters feel less heard because fathers choose to maintain good relationships so that future conflicts can be avoided. This study also emphasizes the importance of additional supporting data in narrative studies, such as follow-up interviews, to provide a more comprehensive picture of the dynamics of communication in families between daughters and single fathers with the help of other family members' roles. By understanding the factors that influence the formation of this communication pattern, this study is expected to contribute to the development of better communication strategies in families with single parent conditions, especially single fathers, and provide insight for practitioners and researchers in the field of family communication. This study also provides practical significance for intervention efforts and social support for families facing similar challenges.