Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Toddler Dengan Acute Myeloid Leukemia Patrianto; Diahsari, Armenia; Widiastuti, Zeni
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.188

Abstract

Acute Myeloid Leukemia merupakan masalah keganasan hematologi yang berdampak signifikan terhadap kondisi fisik, psikologis, dan kualitas hidup pasien. Secara fisik, anak mengalami supresi sumsum tulang yang mengakibatkan anemia, risiko perdarahan, dan infeksi berulang. Secara psikologis, prosedur medis invasif dan lingkungan rumah sakit yang asing memicu ansietas (kecemasan). Kondisi ini jika tidak ditangani akan mengganggu proses tumbuh kembang serta menurunkan kooperatifitas anak dalam menjalani terapi pengobatan jangka panjang. Tujuan: studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan komprehensif pada pasien anak dengan penerapan terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan dengan Acute Myeloid leukemia mengevaluasi efektifitas intervensi nonfarmakologis berupa teknik distraksi dalam mengurangi kecemasan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, analisis rekam medis dengan menggunakan SDKI, SLKI dan SIKI. Hasil: menunjukkan bahwa setelah intervensi selama lima hari, skala kecemasan menurun dari 149 kecemasan tinggi menjadi 117 kecemasan sedang, pasien tampak lebih rileks, tidak rewel dan mulai beraktifitas ringan. Teknik nonfarmakologi menunjukkan penurunan kecemasan, meningkatkan kenyamanan. Kesimpulan: Terapi bermain puzzle menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada anak yang menjalani hospitalisasi.
Penerapan range of motion terhadap gangguan mobilitas fisik dengan systemic lupus erythematosus Dewi, Salma Setya; Diahsari, Armenia; Prasetyorini, Dwi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2331

Abstract

Background: Systemic lupus erythematosus (SLE) is a chronic, multisystem autoimmune inflammatory disease caused by the deposition of autoantibodies and immunological complexes. This condition is more common in reproductive women and has various clinical manifestations and prognoses. Purpose: To analyze the results of ROM tests in patients with systemic lupus erythematosus. Method: This study consisted of nursing assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. Nursing care was provided in the West Aster Ward of Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta, in July 2025. The study sample consisted of clients with systemic lupus erythematosus. Data collection techniques included interviews, observation, literature review, and physical examination. Results: Most respondents indicated moderate online game addiction (41.7%), experienced emotional disturbances (79.8%), and experienced very severe stress (20.0%). The Kendall Tau test showed a significant relationship between online game addiction and emotional disturbances (p=0.034; r=0.190) with weak strength and a positive direction. Furthermore, there was a significant relationship between online gaming addiction and stress levels (p=0.000; r=0.371), with moderate strength and a positive direction. Conclusion: Range of motion is expected to have an impact on Systemic Lupus Erythematosus patients who experience impaired physical mobility.   Keywords: Range Of Motion; Systemic Lupus Erythematosus.   Pendahuluan: Lupus Eritematosus Sistemik (SLE) adalah penyakit inflamasi autoimun multisistem kronis yang disebabkan oleh endapan autoantibodi dan kompleks imunologis. Kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita yang produktif dan memiliki berbagai manifestasi klinis dan prognosis. Tujuan: Untuk menganalisis hasil tes ROM dengan lupus eritematosus sistemik. Metode: Penelitian ini terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Lokasi pemberian asuhan keperawatan dilakukan di Ruang Aster Barat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada bulan juli 2025. Sampel penelitian yaitu klien dengan Systemic Lupus Erythematosus. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, studi pustaka, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Sebagian besar responden menunjukkan kecanduan game online pada kategori sedang (41.7%), mengalami gangguan emosional (79.8%), dan mengalami stres sangat berat (20.0%). Hasil uji Kendall Tau memperlihatkan adanya hubungan bermakna antara kecanduan game online dengan gangguan emosi (p=0.034; r=0.190) dengan kekuatan lemah dan arah positif. Selain itu, terdapat hubungan bermakna antara kecanduan game online dengan tingkat stres (p=0.000; r=0.371) dengan kekuatan sedang dan arah positif. Simpulan: Range of motion ini diharapkan dapat berpengaruh pada pasien Lupus Eritematosus Sistemik yang mengalami gangguan mobilitas fisik.                 Kata Kunci: Range Of Motion; Systemic Lupus Erythematosus.