Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEGAGALAN COLLAPSIBLE ALUMINIUM TUBE PADA MESIN IMPACT EXTRUSION PRESS TIPE LJ-60 Ezra Esa Jaya; Swandya Eka Pratiwi
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i8.6118

Abstract

Mesin press ekstrusi impak merupakan mesin yang menunjang pembuatan collapsible aluminium tube. Terdapat komponen pendukung yaitu dies and punch. Dies and punch ini memiliki masa pakai dan masa manfaat. Pengecekan dan penggantian perlu dilakukan secara berkala karena memiliki pengaruh yang besar terhadap kualitas tube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan produk dari mesin press ekstrusi impak terhadap pengaruh part pada dies dan punch. Collapsible aluminium tube sering digunakan untuk lem, salep, kosmetik dan lain-lain. Pada saat proses produksi ditemukan kebocoran dan defect pada tube. Kualitas tube yang tidak memenuhi standar akan menimbulkan berbagai masalah. Pengaruh setting pada dies, punch, stampel yang miring mengakibatkan bentuk tube menjadi jelek dan tidak dapat dipakai. Mesin press ekstrusi impak dan operatornya selain dies dan punch juga memiliki pengaruh yang besar terhadap hasil collapsible aluminium tube. Selain faktor tersebut, tekanan yang miring secara terus menerus menyebabkan cetakan menjadi terkelupas, tergores dan rusak. Metode yang digunakan untuk menganalisis kegagalan adalah metode Fault Tree Analysis (FTA). Pengujian kebocoran pada collapsible aluminium tube juga dilakukan. Total produksi pipa selama 6 bulan Oktober 2023 – Maret 2024 adalah 29.758.430. Jumlah produksi bervariasi, bulan Januari 2024 sebagai bulan dengan produksi tertinggi (5.180.872) dan bulan Desember 2023 merupakan bulan dengan produksi terendah (4.791.760). Dari hasil pengolahan data, total defect pada collapsible aluminium tube selama 6 bulan adalah 1.386.809. Jumlah defect bervariasi, bulan November 2024 merupakan bulan dengan defect tertinggi (256.765) dan bulan Desember 2023 merupakan bulan dengan defect terendah (196.901). Persentase defect tertinggi terjadi pada bulan Januari 2024 (5,12%) dan terendah pada bulan Desember 2023 (4,11%).