Ibeme, Nwamaka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN STAF AD-HOC MENGENAI KREDIBILITAS PEMILU OLEH KOMISI PEMILU NASIONAL INDEPENDEN Dutse, Aminu Sani; Ibeme, Nwamaka; Ochala, Mark; Zakari, Dr Musa
Jambura Journal of Administration and Public Service Vol 5, No 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Oktober 2024
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemilu merupakan landasan demokrasi, dan kredibilitasnya bergantung pada kompetensi dan kesiapan personel yang mengelolanya. Secara global, badan-badan pemilu sangat bergantung pada staf ad-hoc untuk mengawasi proses pemilu yang rumit. Namun, pelatihan yang tidak memadai bagi para pekerja sementara ini telah menimbulkan tantangan operasional yang signifikan, khususnya di lingkungan yang terbatas sumber dayanya. Di Nigeria, peran staf ad-hoc sangat penting karena pemilihnya yang besar dan beragam, namun kesenjangan dalam pelatihan masih ada. Studi inidampak pelatihan dan pengembangan staf ad-hoc terhadap kredibilitas pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum Nasional (KPU) di Nigeriaberfokus pada durasi pelatihan, kualitas konten, dan keahlian pelatih. Desain penelitian survei deskriptif diadopsi, memanfaatkan metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dari 385 staf ad-hoc menggunakan kuesioner terstruktur dari populasi 10.000, menggunakan rumus Yamani untuk penentuan ukuran sampel, dilengkapi dengan wawancara dan diskusi kelompok fokus dengan pejabat KPU dan pemantau pemilu. Analisis regresi linier berganda mengungkapkan bahwa ketiga variabel pelatihan secara signifikan memengaruhi hasil pemilu, menjelaskan 68% varians (R2 = 0,68). Kualitas konten pelatihan muncul sebagai prediktor paling signifikan, diikuti oleh durasi pelatihan dan keahlian pelatih. Wawasan kualitatif lebih lanjut menggarisbawahi pentingnya simulasi praktis dan pelatih berpengalaman dalam mengurangi kesalahan prosedural dan meningkatkan kepercayaan staf. Temuan tersebut selaras dengan studi empiris yang ada, memperkuat peran penting pelatihan komprehensif dalam memastikan pemilu yang kredibel. HasilPenelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pelatihan staf ad-hoc sangat penting untuk mengurangi kesalahan prosedural, meningkatkan manajemen pemilih, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemilu. Rekomendasi yang diberikan adalah agar KPU memperpanjang durasi pelatihan, memperbarui materi pelatihan secara berkala, dan berinvestasi dalam pengembangan keahlian pelatih. Langkah-langkah ini akan memperkuat kapasitas staf ad-hoc, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi dan kredibilitas pemilu di Nigeria.