Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari penerapan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Medan. dalam penelitian ini populasi yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah 191 siswa, dengan total 64 sampel penelitian yang terbagi menjadi 32 siswa untuk kelas kontrol dan 32 untuk kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan design penelitian two group post-test. Hasil dari penelitian ini serta kesimpulan yang di dapat adalah adanya peningkatan hasil menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran AIR. Pada kelas kontrol dengan model konvensional nilai yang diperoleh berada pada klasifikasi cukup dengan nilai rata-rata 65,46. Hal tersebut membuktikan bahwa kemampuan hasil menulis teks eksplanasi siswa belum dapat memenuhi kriteria ketuntatasan minimal yang telah ditentukan pihak sekolah yaitu 75. Sedangkan, kemampuan siswa kelas VIII dengan menggunakan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) dalam menulis teks eksplanasi berada pada klasifikasi baik dengan nilai rata-rata yang diperoleh adalah 78, Hal tersebut membuktikan bahwa dengan model pembelajaran AIR dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis teks eksplanasi yang dibuktikan dengan tercapai nya nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan dari pihak sekolah yaitu 75. Hal tersebut juga dapat dibuktikan dengan hasil uji thitung yang diuji adalah 6,50 dan ttabel sebesar 1,69, hal ini membuktikan bahwa hipotesis penelitian atau Ha diterima karena thitung (6,50) > ttabel (1,69). Model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectualy, Repetition) berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Medan.