Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kekuatan Otot Dalam Pembebanan Punggung pada Anak Usia 10-12 Tahun di SD Negeri 1 Belantih, Bangli ketut jayami sarassanthi; Wahyu Sari, Reni
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 7 No. 2 (2024): Physiotherapy & Health Science (PhysioHS) - December 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v7i2.35896

Abstract

Latar Belakang: Kekuatan otot akan meningkat jika diberikan suatu pembebanan yang ringan maupun yang berat. Pembebanan punggung yang dipakai berbentuk ransel yang menjadi salah satu alat bantu yang disukai para anak didik sebagai penunjang kegiatan anak didik berpergian ke sekolah. Siswa membawa beban tas dari rumah hingga ke sekolah berjalan kaki dengan waktu 30 menit hingga 45 menit dengan jarak tempuh 1 km hingga 1,7 km. Pembebanan tas yang dibawa pada anak tidak bisa lebih dari 5-10% dari berat tubuhnya. Membawa beban yang berat di punggung bisa menimbulkan perubahan postur tubuh. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kekuatan otot dalam pembebanan punggung pada anak usia 10-12 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan cross sectional, jumlah sampel pada Penelitian ini berjumlah 50 sampel. Pembebanan punggung didapatkan hasil dari pengukuran timbang duduk jarum, serta kekuatan otot punggung didapatkan hasil dari pengukuran Back dynamometer. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment, didapatkan nilai koefisien korelasi 0,582 yang menyatakan korelasi sedang ke arah positif dan nilai signifikan 0,000 yang menunjukan bahwa adanya signifikan antara kekuatan otot dalam pembebanan punggung pada anak usia 10-12 tahun di SD Negeri 1 Belantih. Dapat disimpulkan bahwa semakin berat pembebanan punggung maka terdapat kekuatan otot pada anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: terdapat hubungan antara pembebanan punggung yang berat dengan kekuatan otot punggung