Eva Rumapea, Murni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANTANGAN MEMAKAN DAGING ANJING BERBULU BELANG PADA MARGA PARDOSI DIDESA UNTEMUNGUR III KABUPATEN TAPANULI TENGAH Suryani Pakpahan, Novita; Eva Rumapea, Murni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4949-4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yang menyebabkan bertahannya hingga saat ini pantangan memakan daging anjing bulu belang pada Marga Pardosi di Desa Purbatua dan untuk mengkaji dampak jika Marga Pardosi memakan daging anjing berbulu belang di desa Untemungkur III. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pantangan memakan daging anjing bulu belang ini  juga merupakan dari kepercayaan dan praktik budaya. Marga Pardosi menganggap anjing bulu belang sebagai penolong. Dalam pandangan mereka anjing berbulu belang bukan hanya sebagai hewan peliharaan biasa, tetapi dibalik itu ada sejarahnya dan ada sumpah dari leluhur nenek moyang yang diwariskan kepada generasi turun menurun. Oleh karena itu , memakan daging anjing berbulu belang dinggap sebagai pantangan yag sudah ada sejak dahulu.  Dan jika melanggar pantangan memakan daging anjing berbulu belang akan terkena penyakit.Marga Pardosi mempercayai karena terjadi sejak zaman nenek moyang hingga turun temurun.
PANTANGAN MEMAKAN DAGING ANJING BERBULU BELANG PADA MARGA PARDOSI DIDESA UNTEMUNGUR III KABUPATEN TAPANULI TENGAH Suryani Pakpahan, Novita; Eva Rumapea, Murni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4949-4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yang menyebabkan bertahannya hingga saat ini pantangan memakan daging anjing bulu belang pada Marga Pardosi di Desa Purbatua dan untuk mengkaji dampak jika Marga Pardosi memakan daging anjing berbulu belang di desa Untemungkur III. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pantangan memakan daging anjing bulu belang ini  juga merupakan dari kepercayaan dan praktik budaya. Marga Pardosi menganggap anjing bulu belang sebagai penolong. Dalam pandangan mereka anjing berbulu belang bukan hanya sebagai hewan peliharaan biasa, tetapi dibalik itu ada sejarahnya dan ada sumpah dari leluhur nenek moyang yang diwariskan kepada generasi turun menurun. Oleh karena itu , memakan daging anjing berbulu belang dinggap sebagai pantangan yag sudah ada sejak dahulu.  Dan jika melanggar pantangan memakan daging anjing berbulu belang akan terkena penyakit.Marga Pardosi mempercayai karena terjadi sejak zaman nenek moyang hingga turun temurun.