Husamuddin, Faris Mu’taz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Holistik Pasien Vertigo dan Dispepsia Fungsional pada Ny. A Usia 52 Tahun melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Husamuddin, Faris Mu’taz; Daryanto, Dedi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3587

Abstract

Vertigo adalah suatu kumpulan gejala yang terjadi akibat gangguan pada sistem keseimbangan. Dispepsia adalah kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas. Tujuan: Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Metode: Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal proses dan akhir studi secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Pasien Ny. A, berusia 52 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pusing berputar, mual, muntah, dan keringat dingin. Pasien juga merasakan nyeri ulu hati. Pada pemeriksaan fisik, terdapat nyeri tekan regio epigastrium, serta hasil tes neurologi Dix Hallpike, nistagmus, Romberg, tendem gait, dan past pointing test positif. Selanjutnya, penatalaksanaan secara holistik terhadap pasien dan keluarga melalui media intervensi poster berupa informasi mengenai penyakit yang diderita pasien, latihan keseimbangan yang dapat dilakukan, pola makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan keluhan. Pada saat evaluasi, keluhan sudah tidak dirasakan oleh pasien. Kesimpulan: Penatalaksanaan secara holistik dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap dan perilaku pasien.