This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1012211023, RIMA MEILANY
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN BAWASLU DALAM MELAKUKAN PENEGAKAN, PENCEGAHAN DAN PENERTIBAN TERHADAP PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE DI KOTA PONTIANAK NIM. A1012211023, RIMA MEILANY
Jurnal Fatwa Hukum Vol 8, No 1 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Skripsi ini mengkaji peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam penegakan, pencegahan dan penertiban pemasangan alat peraga kampanye di Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis langkah-langkah yang diambil Bawaslu dalam mengawasi dan menegakkan aturan terkait alat peraga kampanye, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu menjalankan peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pengawasan secara langsung, dan menindak pelanggaran yang terjadi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap regulasi yang ada. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas pengawasan dalam pemasangan alat peraga kampanye di masa mendatang.  Kata kunci : Bawaslu, Penegakan, Pencegahan, Penertiban, Alat Peraga Kampanye, Kota Pontianak    ABSTRACT  This thesis examines the role of the General Election Supervisory Agency (Bawaslu) in the enforcement, prevention, and regulation of campaign props in Pontianak City. The study aims to analyze the steps taken by Bawaslu in overseeing and enforcing regulations related to campaign props, as well as to identify the challenges faced in this process. The research method employed is a qualitative approach, using data collection techniques such as interview, observation, and document analysis. The findings indicate that Bawaslu plays a crucial role in educating the public, conducting direct supervision, and taking action against violation. However, the study also uncovers several challenges, such as limitations in human resources and a lack of public awareness regarding existing regulation. The result of this research are expected to provide recommendations for existing regulations. The result of this research are expected to provide recommendations for enhancing the effectiveness of oversight in the installation of campaign props in the future.  Keyword: Bawaslu, Enforcement, Prevention, Regulation, Campaign Props, Pontianak