Kurangnya bahan ajar yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Fikih. Sumber belajar yang digunakan hanya berupa buku teks yang diperoleh dari sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-Modul Fikih berbasis Problem Based Learning yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, and Evaluate). Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi siswa kelas V, dua ahli isi, dua ahli desain, dua ahli media pembelajaran, serta dua belas guru KKG Fikih Buleleng. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Instrumen penelitian berupa kuesioner validitas dan kepraktisan, tes kemampuan berpikir kritis. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul dinyatakan valid dengan hasil review ahli isi pembelajaran sebesar 95% (sangat baik), ahli media pembelajaran sebesar 92% (sangat baik), ahli desain pembelajaran sebesar 94% (sangat baik), uji kepraktisan sebesar 91% (sangat praktis), uji-t dengan taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah diterapkan E-Modul. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, inovasi E-Modul Fikih berbasis problem based learning valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini berimplikasi pada penyediaan bahan ajar yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.