Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Energi Berkelanjutan : Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Dari Bioetanol Tetes Tebu/Molasess Muhammad Kiki Darmawan; Novia Utami Putri; Elka Pranita; Agus Riyanto, Dwi; Dalimunthe, Ernando Rizki
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n3.2697

Abstract

KONTRA PROPAGANDA BUNG TOMO PADA PERTEMPURAN SURABAYA 10 NOVEMBER 1945 Agus Riyanto, Dwi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1321-1327

Abstract

Pertempuran Surabaya memberikan dampak besar bagi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Meski kalah secara militer, perlawanan rakyat Surabaya memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan dukungan internasional, dan mempersatukan rakyat dalam menghadapi ancaman penjajahan. Peristiwa ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tidak akan tunduk pada kekuatan asing, sehingga mempercepat pengakuan kemerdekaan Indonesia di kancah internasional. Salah satu tokoh penting dalam pertempuran Surabaya yang terjadi pada 10 November 1945 adalah Bung Tomo. Bung Tomo dikenal sebagai orator ulung dengan pidatonya yang berapi-api menekankan pentingnya mempertahankan kemerdekaan dan melawan segala bentuk penjajahan. Suaranya yang lantang dan penuh semangat berhasil membangkitkan rasa nasionalisme dan keberanian masyarakat Surabaya untuk bertempur, meskipun dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan. Bung Tomo menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia dan pertempuran Surabaya. Pidato-pidato Bung Tomo yang disiarkan melalui radio terdengar di berbagai pelosok menjadi kontra propaganda yang mengobarkan semangat perlawanan tidak kenal menyerah dan rela berkorban untuk bela negara ditengah tekanan ultimatum pasukan Inggris.