Simanjuntak, Dony
IIB Darmajaya Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi pada Siatem informasi bimbingan konseling menggunakan Framework Cobit 2019 dan Balanced Scorecard Simanjuntak, Dony; Widi Nugroho, Handoyo
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 15, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v15i2.3882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan tata kelola teknologi informasi (TI) di SIBK SMKN 9 Bandar Lampung berdasarkan kerangka kerja COBIT. Latar belakang masalah penelitian ini adalah kurangnya tata kelola TI yang efektif di SIBK, yang berpotensi menghambat kemampuan sekolah dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang optimal kepada siswa. Selain itu, ketidaksesuaian antara implementasi sistem informasi dengan tujuan strategis sekolah menimbulkan risiko tidak tercapainya tujuan organisasi secara keseluruhan. Dengan menggunakan metode penilaian kematangan yang terstruktur, penelitian ini mengevaluasi berbagai domain COBIT untuk mengidentifikasi kesenjangan antara tingkat kematangan saat ini (as-is) dan tingkat kematangan yang diharapkan (to-be). Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan signifikan di seluruh domain, dengan domain EDM03 memiliki GAP terbesar sebesar 2,23 dan domain DSS02 memiliki GAP terkecil sebesar 1,65. Rata-rata keseluruhan GAP adalah 1,92, menunjukkan bahwa masih terdapat jarak yang cukup besar untuk mencapai tingkat kematangan yang diharapkan. Rekomendasi perbaikan mencakup penyusunan rencana aksi khusus, peningkatan pelatihan, dan pengawasan yang lebih intensif untuk memastikan implementasi perbaikan berjalan efektif dan sesuai dengan standar yang diharapkan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan tata kelola TI di institusi tersebut, sehingga dapat mencapai tingkat kematangan yang lebih optimal.