p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu dan Budaya
Maulidiyah, Lailun
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI PENYEDERHANAAN BIROKRASI DAN DIALOG KINERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN DI KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN DAN INVESTASI (KEMENKO MARVES) Maulidiyah, Lailun; Jaya, Fajar Hendra
Ilmu dan Budaya Vol. 45 No. 2 (2024): Vol. 45, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jidb.v45i2.3809

Abstract

I This study aims to examine the influence of bureaucratic simplification and performance dialogue on the performance of State Civil Service (ASN) within the Ministry of Maritime Affairs and Investment (Kemenko Marves) in 2024. The method used is quantitative, with data collection techniques through questionnaires distributed to ASN. The hypothesis tested is whether bureaucratic simplification and performance dialogue have a significant effect on employee performance. Data analysis is conducted using multiple linear regression to determine the relationship between two independent variables: bureaucratic simplification and performance dialogue, and the dependent variable: employee performance. The results of the study show that bureaucratic simplification and performance dialogue have a positive and significant impact on ASN performance. Therefore, it is recommended that the government continue to implement bureaucratic simplification policies and strengthen performance dialogue practices to improve the efficiency, effectiveness, and accountability of public services. This research is expected to provide empirical contributions to policymakers in improving ASN performance and supporting the acceleration of Bureaucratic Reform in Indonesia.   Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penyederhanaan birokrasi dan dialog kinerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada ASN. Hipotesis yang diuji adalah apakah penyederhanaan birokrasi dan dialog kinerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antara dua variabel independen: penyederhanaan birokrasi dan dialog kinerja, dengan variabel dependen: kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyederhanaan birokrasi dan dialog kinerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah terus mengimplementasikan kebijakan penyederhanaan birokrasi dan memperkuat praktik dialog kinerja guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pelayanan publik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kinerja ASN dan mendukung percepatan reformasi birokrasi di Indonesia.
“PENGARUH PENYEDERHANAAN BIROKRASI, INTEGRASI DIALOG KINERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI TRANSFORMASI DIGITALISASI SEBAGAI VARIAVEL INTERVENING PADA LINGKUP ESELON II KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KEMARITIMAN DAN INVESTASI (KE Maulidiyah, Lailun
Ilmu dan Budaya Vol. 46 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi penyederhanaan birokrasi, integrasi dialog kinerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, dengan transformasi digital sebagai variabel intervening dalam lingkup Eselon II di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Birokrasi di Indonesia sering dianggap lamban dan kurang adaptif, sehingga reformasi birokrasi melalui penyederhanaan struktur dan proses menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penyederhanaan birokrasi, yang didukung oleh transformasi digital dan pelaksanaan dialog kinerja, dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif serta meningkatkan kinerja pegawai di Kemenko Marves. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei terhadap pegawai Eselon II di Kemenko Marves. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya reformasi birokrasi, khususnya dalam mengintegrasikan pendekatan manajemen kinerja dengan digitalisasi proses kerja guna mendukung efektivitas kebijakan publik.