Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi Desa Wisata Kecamatan Remboken dan Kakas Barat di Kabupaten Minahasa Victory, Dhanya; Moniaga, Ingerid; Kalalo, Loudy
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol. 9 No. 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2, November 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/fraktal.v9i2.59130

Abstract

Desa memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis komunitas dengan kearifan lokal yangdapat meningkatkan ekonomi secara berkelanjutan dan gotong royong. UU No. 6 Tahun 2014 tentangDesa mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya desa sebagai solusi untuk permasalahan desa danmengurangi beban kota besar di Indonesia. Pengembangan desa wisata diharapkan meningkatkankesejahteraan masyarakat dan menyerap angkatan kerja melalui berbagai industri seperti pertanian,kerajinan, penginapan, kuliner, dan budaya. Meskipun desadesa wisata di sekitar Danau Tondano,seperti Desa Pulutan, Leleko, dan Passo, memiliki potensi yang signifikan, pengembangannya masihbelum optimal karena kurangnya perencanaan dan minimnya fasilitas serta dana. Penelitian inibertujuan untuk mengidentifikasi potensi desa dan mengembangkan strategi pengembangan desawisata dengan pendekatan analisis SWOT dan teknik penelitian kualitatif serta kuantitatif. Kata-kunci: Desa Wisata, Potensi, SWOT.
The Community Partnership Program to Enhance High School Students' Understanding of Climate Change and Global Warming Concerns in Manado City: (Community Partnership Program to Enhance High School Students' Understanding of Climate Change and Global Warming Concerns in Manado City) Kindangen, Jefrey I.; Mandey, Johansen; Kalalo, Loudy
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i3.58084

Abstract

Climate change and global warming affect all nations on Earth. We must vigorously raise community understanding and concern about this issue because human actions cause all climate change and global warming. Young people, especially high school students, lack complete information about climate change and global warming, which inhibits their prevention efforts. We can teach high school pupils about climate change and global warming and how to mitigate and prevent it. A clear understanding and positive everyday behaviour are the first steps to changing attitudes. We must properly convey the issues these partners, especially high school students, confront through counselling and assistance. Students of SMU Fr. Don Bosco Manado and SMUN 9 Manado are working to address climate change and global warming. Campaign delivery includes lectures, leaflet distribution, and conversations. Despite repeated exposure to this issue, they find the offered material and examples engaging and unique. They found the information beneficial, surprised by its impact, starting to increase awareness to do practical things, and wanting to become environmental ambassadors. ABSTYRAK Efek perubahan iklim dan pemanasan global menjadi isu mendunia dan merupakan persoalan terkini seluruh bangsa yang mendiami bumi. Kesadaran dan kepedulian terhadap masalah ini perlu dikampanyekan secara masif kepada masyarakat luas, karena seluruh penyebab perubahan iklim dan pemanasan global adalah akibat kegiatan manusia. Masalah yang dihadapi kaum muda sekarang initerutama siswa SMU adalah belum terpadunya pengetahuan akan efek perubahan iklim dan pemanasan global secara komprehensif sehingga mereka bisa menjadi agen terhadap kesadaran akan pencegahannya. Siswa SMU dapat diberikan penjelasan dan dilatih untuk mengetahui dengan benar kegiatan apa saja yang dapat menyebabkan masalah yang dimaksud dan bagaimana untuk mereduksi bahkan mencegah masalah perubahan iklim dan pemanasan global terjadi. Hal yang paling dasar adalah perubahan sikap dengan mengetahui dengan jelas dan merubah perilaku yang baik untuk tindakan sehari-hari. Masalah yang dihadapi oleh mitra ini khususnya siswa SMU perlu diberikan penjelasan secara jelas dan runtut dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan yang baik. Siswa SMU Fr. Don Bosco Manado dan SMUN 9 Manado telah dilibatkan dalam upaya kepedulian dan turut serta dalam menanggulangi efek perubahan iklim dan pemanasan global yang menjadi isu aktual terkini. Materi kampanye dilakukan dalam bentuk ceramah, penyebaran leaflet dan diskusi. Walaupun mereka sering mendengar tentang hal ini akan tetapi beberapa hal yang didapati bahwa materi beserta contoh yang disampaikan sangat menarik bagi mereka dan merupakan hal yang baru. Kesan mereka terhadap materi yang disampaikan adalah: sangat berguna, mengejutkan dampak yang bisa terjadi, mulai timbul kesadaran untuk melakukan hal-hal yang praktis yang dapat mereka kerjakan, dan diharapkan mereka menjadi duta lingkungan.
Pendampingan Kelompok Pengrajin Atap “Katu” untuk Meningkatkan Kualitas Produksi sebagai Material Penunjang Pariwisata Berkelanjutan: Assisting “Katu” Roof Craftsman Groups to Improve Production Quality for Sustainable Tourism Materials Kindangen, Jefrey I.; Mandey, Johansen; Kalalo, Loudy
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 3 (2025): Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i3.65220

Abstract

The continued growth of the tourism sector has increased the demand for natural and environmentally friendly building materials. Katu roofing, made from sugar palm leaves, holds strong potential as a supporting material for tourism facilities due to its aesthetic value, thermal performance, and use of local sustainable resources. However, artisans face challenges such as inconsistent production quality, limited market reach, and the absence of formal organizational structures. This Community Partnership Program (PKM) aims to improve production quality, strengthen marketing capacity, and promote the formation of artisan groups in North Minahasa Regency through outreach activities, production training, and marketing assistance. The program results indicate improved understanding of raw material processing, more aesthetically refined product designs, and increased awareness of the importance of collective organization to enhance market competitiveness. The program recommends stronger local government support, particularly in developing production centers and providing exhibition spaces to facilitate more effective product marketing. ABSTRAK Pembangunan sektor pariwisata yang terus berkembang meningkatkan kebutuhan akan bahan bangunan yang alami dan ramah lingkungan. Atap katu, berbahan daun pohon aren, memiliki potensi besar sebagai material penunjang pariwisata karena nilai estetika, kinerja termal, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Namun, pengrajin menghadapi kendala berupa kualitas produksi yang belum konsisten, pemasaran terbatas, dan belum adanya kelembagaan usaha. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperbaiki kualitas produksi, memperkuat kapasitas pemasaran, dan mendorong pembentukan kelembagaan pengrajin atap katu di Kabupaten Minahasa Utara melalui penyuluhan, pelatihan produksi, dan pendampingan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengrajin terhadap pengolahan bahan baku, desain produk yang lebih estetis, serta pentingnya organisasi kelompok untuk meningkatkan daya tawar. Program ini merekomendasikan dukungan pemerintah daerah dalam pembentukan sentra produksi dan penyediaan ruang pamer untuk memfasilitasi pemasaran yang lebih efektif.