Tambunan, Ruly
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Muhammadiyah dalam Menanggulangi Dampak Sosial LGBTQ+ Tambunan, Ruly; Pratama, Juang
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2025): Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/3pvdez60

Abstract

The LGBTQ+ phenomenon in Indonesia is an evolving social issue, particularly concerning its impact on societal structures. Muhammadiyah, as one of Indonesia's largest Islamic organizations, plays a significant role in addressing these social impacts through approaches grounded in Islamic values. This study aims to analyze Muhammadiyah's role in providing a humane understanding of LGBTQ+ issues and their societal implications. Using a descriptive qualitative method, the study explores Muhammadiyah's strategies, including religious education, social advocacy, and psychological and spiritual rehabilitation support for affected individuals. The findings reveal that Muhammadiyah emphasizes strengthening Islamic values as a foundation for social harmony through religious outreach, societal awareness campaigns, and spirituality-based rehabilitation to foster emotional and social balance. The study concludes that collaborative approaches between religious organizations and society are crucial for tackling complex social challenges, particularly in creating an inclusive environment while upholding religious principles. Abstrak Fenomena LGBTQ+ di Indonesia menjadi isu sosial yang terus berkembang, terutama terkait dampaknya terhadap tatanan masyarakat. Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki peran signifikan dalam mengatasi dampak sosial ini melalui pendekatan berbasis nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Muhammadiyah dalam memberikan pemahaman yang humanis terhadap isu LGBTQ+ dan dampaknya pada masyarakat. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi strategi yang diterapkan Muhammadiyah, termasuk edukasi agama, advokasi sosial, dan dukungan rehabilitasi psikologis serta spiritual bagi individu yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah berfokus pada penguatan nilai-nilai Islam sebagai landasan harmoni sosial melalui penyuluhan agama, penguatan kesadaran masyarakat, serta rehabilitasi berbasis spiritual untuk membangun keseimbangan emosional dan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara organisasi keagamaan dan masyarakat untuk menghadapi tantangan sosial yang kompleks, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang inklusif tanpa mengabaikan nilai-nilai agama.