Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Campaign Message Design as Public Communication Maskuri, M. Ibnu Naufal; Paramitha, Angella Dias
Journal of Communication, Religious, and Social Sciences (JoCRSS) Vol. 2 No. 2 (2024): JOCRSS December 2024
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/jocrss.v2i2.147

Abstract

Convey message content in a wide range, the emergence of campaign messages accompanied by agencies or a number of groups who want to convey messages in the form of invitations or appeals messages to the wider community. Therefore, it is necessary to pay attention to the campaign message so that it does not distort the reading audience. The aim of this research is to see and understand how important message campaign design is as public communication based on effective message rules. The research method used in this research is descriptive qualitative, with a library research approach carrying out library exploration of written materials, whether in the form of notes, books or previous research. The results of this research show that to campaign a message to the public, you must pay attention to the types of campaigns that will be carried out, such as product-oriented campaigns, candidate-oriented campaigns, and ideology or goal-oriented campaigns. Apart from that, to help the message campaign be more easily accepted by the public, it is necessary to include message verbalization, visualization, illustrations, appeals, repetition and humor. There are 3 effective communication theories that can help the sustainability of message campaigns, namely using the Rhetorical theory of Aristotle (RTA), Extended parallel process model (EPPM), Social Cognitive theory (SCT) and symbolic convergence theory.
PEMAKNAAN KARTUN MORAL “ JANGAN PELIHARA KEBENCIAN MU” KARYA SPEEL BOON DALAM MEDIA YOUTUBE (ANALISIS SIMIOTIK DENOTASI KONOTASI ROLAND BARTHES) Meiranti, Mike; Effendy, Intan Gracelia; Maskuri, M. Ibnu Naufal
INTERCODE Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i1.3122

Abstract

Kartun merupakan media hiburan yang digemari oleh banyak kalangan, kartun moral yang berjudul “ jangan pelihara kebencianmu” yang di buat oleh speel boon dari korea selatan ini memberikan warna baru untuk kartun-kartun saat ini, bukan hanya memberikan hiburan tetapi terdapat nilai dan pesan yang dapat di terima oleh penontonnya. Dengan analisis simiotik roland barthes penulis menggunakan makna denotatif dan konotatif dalam menganalisis film kartun moral ini yang menghasilkan makna konotatif yang sangat bermanfaat untuk penonton, makna konotatif yang di sampaikan oleh akrtun ini adalah jangan;ah memelihara kebencian karna hal tersebut tidak ada manfaat apapun untuk orang yang membenci dan hanya menyakiti diri sendiri serta menajdi boomerang untuk diri sendiri Kata Kunci: kartun, media, simiotik rolan barthes.  
ETIKA JURNALISME ISLAM MENURUT AL-QUR'AN: IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEJUJURAN DAN KEADILAN DALAM MEDIA MASSA Maskuri, M. Ibnu Naufal
INTERCODE Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i2.2797

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji konsep etika jurnalisme Islam berdasarkan ajaran Al-Qur'an, dengan fokus pada implementasi nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam praktik media massa. Dalam konteks jurnalisme, kejujuran dan keadilan merupakan prinsip dasar yang mendasari pengungkapan informasi yang akurat dan adil kepada publik. Artikel ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan kualitatif, menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan serta tafsiran yang berkaitan dengan etika berkomunikasi dan penyebaran informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an secara jelas mengatur prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam jurnalisme, seperti kewajiban untuk menyampaikan kebenaran (Al-Haqq), menjaga amanah, menghindari fitnah, serta memberikan hak yang sama kepada semua pihak dalam penyampaian informasi. Dalam konteks media massa, nilai-nilai ini dapat diimplementasikan dalam berbagai praktik jurnalistik seperti peliputan berita, penulisan artikel, dan pembuatan konten yang mengutamakan integritas, objektivitas, dan keadilan. Dengan demikian, etika jurnalisme Islam yang berdasarkan ajaran Al-Qur'an diharapkan dapat menjadi panduan bagi media massa dalam menghadirkan informasi yang bermanfaat dan dapat dipercaya bagi masyarakat.Kata kunci: Etika Jurnalisme Islam, Media Massa, Prinsip KomunikasiÂ