Mario, Yoakim Yolanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesalahan Penggunaan Afiksasi pada Skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Institut Kegruan dan Teknologi Larantuka Mario, Yoakim Yolanda
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2023): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v1i2.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan afiksasi yang terdapat dalam skripsi mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsi data penelitian secara faktual dan alamiah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ialah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dokumentasi skripsi. Sumber data dalam penelitian ini adalah skripsi mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia. Hasil penelitian mengenai kesalahan penggunaan afiksasi ditemukan bahwa penggunaan afiks yang tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan diberlakukan. Ketidaktaatan tersebut terlihat dalam gabungan antara imbuhan dan kata yang menjadi verba (V), namun ditulis terpisah. Hal ini tentunya keluar dari kaidah-kaidah yang telah ditetapkan. Sebagai contoh yakni pada kata di hasilkan dan diyakini, melatar belakangi, menitik beratkan, ketuhanan. Kata-kata ini dibentuk oleh afiks di-kan+ N atau (di+N+kan), di-i+ N (di+N+i), me- i+N (di+N+i), me- kan+N (me+N+kan), ke- an+N (ke+N+an). Proses pembentukan ini menghasilkan makna baru dan bentuk baru yang mana kata dasar yang awalnya merupakan (N) (nomina), namun mendapat penambahan pada afiks sehingga kata tersebut bukan (N) nomina lagi, melainkan menjadi sebuah bentuk verba (V) dan beberapa jenis kata nomina yang walaupun telah mendapatkan imbuhan tetapi tetap menjadi bentuk yang sama yakni nomina.