Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan kepemimpinan terhadap turnover CV Senyum Sejahtera Sentosa (Geprek LoL) baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini adalah pelatihan memiliki pengaruh signifikan terhadap turnover dengan persamaan regresi Y = 50,883 - 0,555X1, nilai korelasi sebesar - 0,646 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang negatif kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 41,8%. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh negatif signifikan pelatihan terhadap turnover. Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap turnover dengan persamaan regresi Y = 49,114 - 0,504X2 nilai korelasi sebesar -0,638 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang negatif kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 40,7%. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Dengan demikian H0 ditolak dan H2 diterima artinya terdapat pengaruh yang negatif signifikan kepemimpinan terhadap turnover. Pelatihan dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap turnover dengan persamaan regresi Y = 50,706 - 0,343X1 - 0,206X2. Nilai korelasi sebesar 0,652 artinya variabel bebas dengan variabel terikat memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 42,5% sedangkan sisanya sebesar 57,5% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan pelatihan dan kepemimpinan terhadap turnover.