Primaku adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk memantau tumbuh kembang anak sebagai upaya menurunkan stunting di Indonesia. Namun, pengguna aplikasi Primaku di wilayah semi-urban sering merasa kewalahan dengan kompleksitas fitur aplikasi ini, sehingga banyak dari mereka yang berhenti menggunakan aplikasi Primaku dan kembali ke metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kebutuhan pengguna di wilayah semi-urban dan merancang ulang user interface dan user experience aplikasi Primaku agar lebih intuitif dan ramah pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan design thinking yang dilakukan melalui lima tahap: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metodologi evaluasi yang diterapkan berupa contextual inquiry melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan wawasan mendalam yang relevan dengan konteks penggunaan. Pada tahap empathize, peneliti menemukan bahwa masalah utama terjadi pada tahap awal penggunaan aplikasi, di mana pengguna di daerah semi-urban merasa overwhelming oleh banyaknya fitur, yang mengakibatkan hilangnya motivasi untuk mengeksplorasi aplikasi Primaku lebih lanjut. Solusi yang diusulkan di penelitian ini, meliputi penyederhanaan antarmuka homepage, pengenalan fitur melalui product tour berbasis rekomendasi (intuitive walkthrough), dan implementasi pull revelation widget untuk memicu pengguna melakukan lebih banyak aksi di dalam aplikasi Primaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain baru yang diusulkan meningkatkan pengalaman pengguna. Hal ini dibuktikan dengan tiga success metrics yang telah ditetapkan. Pertama, pada testing desain baru, seluruh responden testing berhasil menyelesaikan product tour homepage. Hal ini membuktikan bahwa product tour yang dibuat sudah cukup inklusif dan ramah pengguna. Kedua, waktu untuk menginput data pertumbuhan pada desain solusi (18 detik) lebih cepat 4 detik dibandingkan desain lama (22 detik). Ketiga, pengguna lebih termotivasi untuk mengakses lebih banyak fitur pada desain baru dimana pada desain baru pengguna mengakses 2 sampai 3 fitur lebih banyak daripada di desain lama. Berdasarkan wawancara testing, desain solusi membuat pengguna merasa lebih mudah memahami konteks penggunaan aplikasi dan lebih termotivasi untuk memanfaatkan fitur Primaku. Kata kunci: primaku, user interface, user experience, design thinking, product tour, contextual inquiry