Nugraha, Christophorus Ardi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Chemistry Storytelling with AI: A Descriptive Research of Ebook Creation for Grade 10 Students Nugraha, Christophorus Ardi; Harsono, Rita Jhon
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v7i32024p149

Abstract

Teaching chemical compounds in an interesting way is quite challenging because of the complexity of the material and the difficulty of contextualizing various chemical elements in everyday life. This study explores the use of AI tools and storytelling to design engaging chemistry lessons for tenth grade students. Conducted at Bandung Alliance Intercultural School, the project involved fifteen students who created ebooks to teach chemical compounds to second graders. AI tools like ChatGPT, Gemini, and CanvaAI facilitated brainstorming, storyline development, and image generation, while human input ensured the content was age-appropriate and engaging. The collaborative nature of the project fostered student ownership and engagement. Data were collected through observations and rubric scoring. Findings indicate that AI-enhanced storytelling can make chemistry lessons more interactive and relatable. However, the study's generalizability is limited due to its single-school setting. Future research should replicate this method in diverse educational environments and use experimental designs to measure the effectiveness of AI and storytelling in chemistry education. Abstrak Mengajarkan senyawa kimia secara menarik itu cukup menantang karena kompleksitas materi dan sulitnya mengkontekstualisasi berbagai unsur kimia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan alat AI dan metode bercerita untuk merancang pembelajaran kimia yang menarik bagi siswa kelas sepuluh. Penelitian ini dilakukan di Bandung Alliance Intercultural School, melibatkan lima belas siswa yang membuat ebook untuk mengajarkan senyawa kimia kepada siswa kelas dua. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian rubrik. Alat AI seperti ChatGPT, Gemini, dan CanvaAI digunakan untuk mencari ide cerita, mengembangkan alur cerita, dan membuat gambar. Intervensi dari siswa diperlukan untuk memastikan kontennya sesuai usia dan menarik. Sifat kolaboratif proyek ini mendorong kepemilikan dan keterlibatan siswa. Temuan menunjukkan bahwa metode bercerita yang diperkaya dengan AI dapat membuat pelajaran kimia lebih interaktif dan relevan. Sayangnya, generalisasi hasil penelitian ini terbatas karena dilakukan di satu sekolah saja. Penelitian selanjutnya harus mereplikasi metode ini di lingkungan pendidikan yang beragam dan menggunakan desain eksperimental untuk mengukur efektivitas AI dan metode bercerita dalam pendidikan kimia.
Technology Integration Trends in Hybrid Learning Environments in Indonesia: A Systematic Literature Review Nugraha, Christophorus Ardi; Iskandar, Regina; Baeha, Putri Dwinatalis
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 10 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v11i1.62125

Abstract

This study aims to identify the most used technologies in face-to-face or hybrid learning environments in Indonesia and identify how these technologies are used. The collected data is processed using PRISMA Statement. The sorting process is conducted by three researchers collaboratively. The articles are then processed to know how the technology is used, what the brand is, what subjects, and the level of acceptance. From 121 selected articles, the following findings were obtained. Technology is most widely used for learning media (65). Most articles do not mention the brand(33). Most did not mention subjects (25). The acceptance of technology is positive (111). It can be concluded that technology tends to be used for learning and less to build a learning environment, professional development, or school administration. Technology is widely used for STEM lessons, Indonesian Language, and Islamic Religious Education and less for arts and social science subjects. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi yang paling sering digunakan di lingkungan belajar tatap muka atau hybrid di Indonesia dan mengidentifikasi bagaimana teknologi tersebut digunakan. Data yang terkumpul diproses menggunakan PRISMA Statement. Proses penyortiran dilakukan tiga peneliti secara kolaboratif. Artikel lalu diproses untuk memperoleh informasi bagaimana teknologi digunakan, apa mereknya, mata pelajaran apa, dan tingkat penerimaannya. Dari 121 artikel terpilih, diperoleh temuan sebagai berikut. Teknologi paling banyak digunakan untuk media pembelajaran (65). Sebagian besar artikel tidak menyebutkan merek teknologi yang digunakan (33). Sebagian besar tidak menyebutkan mata pelajaran (25). Sebagian besar penerimaan terhadap teknologi adalah positif (111). Dapat disimpulkan bahwa teknologi cenderung digunakan untuk pembelajaran dan kurang dimanfaatkan untuk membangun lingkungan belajar, pengembangan profesi, atau administrasi sekolah. Teknologi banyak digunakan untuk pelajaran STEM, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Agama Islam serta kurang dimanfaatkan untuk mata pelajaran seni dan ilmu pengetahuan sosial.