Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Forum Anak Desa dalam Mensosialisasikan Kebijakan Kota Layak Anak di Desa Lembengan Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Arifin, Sahrul; Khotimah, Khusnul; Baladudin Dayar, Mohammad
JURNAL PARADIGMA MADANI : Ilmu Sosial, Politik dan Agama Vol. 11 No. 2 (2024): Nopember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpm.v11i2.3476

Abstract

Abstract Optimizing the Role of the Village Children's Forum in Socializing the Child-Friendly City Policy in Lembengan Village, With the availability of this organization and the government's commitment to the constitution and local regulations, children will be able to take full advantage of this opportunity by starting to contribute by creating positive activities that bring change, by inviting others around them, both in the family, school and community,  as well as reporting inappropriate incidents related to not respecting children's rights, remembering that children are the future of the nation and the successor of the nation's ideals. The theory used in this study, using Horton and Hunt's theory, explains that role is the behavior that is expected of a person who has a status. Everyone may have a number of statuses and are expected to fill in according to those statuses. In a sense, status and role are two aspects of the same phenomenon. Status is a set of rights and obligations, a role is the actor of a set of rights. The socialization of the Child-Friendly City Policy in Lembengan Village focuses on three contents: 1), prevention of early pregnancy, 2), prevention of illegal pregnancy, 3), sexual violence and gende. All efforts that have been made by the Lembengan Village Children's Forum in Optimizing the Role of the Village Children's Forum in Socializing the Child-Friendly City Policy in Lembengan Village such as socialization through distributing berosur in the village carnival event, conducting socialization to elementary schools, socialization of children's play rights in the Tanuker Hall Building and also the Children's Forum in Lembengan Village using online media for socialization of online-based gender violence. carried out by the Children's Forum in Lembengan Village in Optimizing the Child-Friendly City Policy is still not optimal because there is still a lack of understanding of the Lembengan Village Residents to implement the Children's Laya City Policy in Lemebengan Village, Jember Regency
PENGUATAN LITERASI MELALUI SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN DALAM MEMBANGUN GENERASI CERDAS DI SMP NEGERI 1 SIMPANG RIMBA Rina Miftakhi, Diah; Tahta Qur,ani, Zahwa; Safika, Clara; Afidah, Ulil; Darmayanty, Nilam; Nurcahayati, Nurcahayati; Hasanah, Nur; Al Kaba, Hanisba; Arifin, Sahrul; Iqbal, Muhammad; Febryan, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.283-291

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menangani isu krusial rendahnya tingkat literasi siswa di SMP Negeri 1 Simpang Rimba, yang menghambat kemampuan membaca, menulis, dan memahami mereka, sehingga berpotensi memengaruhi prestasi akademik dan peluang masa depan. Tujuan utama adalah memperkuat literasi siswa melalui program sosialisasi dan pendampingan untuk menumbuhkan budaya membaca dan komunikasi efektif. Metodologi meliputi pelaksanaan sesi sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya literasi, diikuti kegiatan pendampingan praktis seperti bimbingan membaca, lokakarya menulis, dan diskusi interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan keterampilan literasi siswa, dengan 80% peserta menunjukkan kemajuan dalam pemahaman membaca dan kemampuan menulis, berdasarkan penilaian sebelum dan sesudah kegiatan. Implikasinya mencakup rekomendasi untuk program literasi berkelanjutan di sekolah, memberdayakan pendidik untuk mengintegrasikan inisiatif serupa, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan yang lebih luas di daerah pedesaan, yang pada akhirnya mendorong pembelajaran seumur hidup dan pemberdayaan masyarakat.