This Author published in this journals
All Journal VCode
A'yun, Salsabila Qurrata
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Adaptasi Kultur Mesoamerika dalam Desain Karakter Animasi Maya and the Three A'yun, Salsabila Qurrata
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 4, Nomor 1, Desember 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v4i1.4325

Abstract

The phenomenon of animation adapted from specific cultural backgrounds is often used in several animation productions. Animation, as a medium of communication, can reach a wider audience, promoting culture and enhancing the cultural identity image of a community. One example of animation with a strong cultural background is Maya and the Three. Maya and the Three is an animated work that features very detailed and rich designs inspired by Mesoamerican culture. The main character of Maya and the Three is Maya, a princess and warrior from the Kingdom of Teca. This research aims to analyze how the depiction and adaptation of Mesoamerican culture are used in the character design of Maya and the Three. The research method used by the author is qualitative descriptive by collecting data in the form of images and related articles, then analyzing them using the Manga Matrix theory and the Character Design Principles theory. Manga Matrix divides the character creation process into three matrix variables: form, costume, and personality. Maya and the Three portrays the character design of Maya closely linked to the history and legends of the Eagle Warrior with a creative and meaningful appearance. The character design of Maya depicts her as someone who is strong, brave, fearless, and confident in her actions. Through the Manga Matrix method, the character of Maya can be analyzed in detail to help identify the adaptations of Mesoamerican culture present.Fenomena animasi yang diadaptasi dari latar belakang kultur tertentu kerap digunakan dalam beberapa produksi animasi. Animasi sebagai media komunikasi yang dapat menjangkau audiens yang lebih luas sehingga dapat mempromosikan kultur dan meningkatkan citra identitas kultur sebuah komunitas. Salah satu contoh animasi dengan latar belakang kultur yang kuat adalah Maya and the Three. Maya and the Three merupakan karya animasi yang memiliki desain yang sangat detail dan kaya akan kultur Mesoamerika. Karakter utama dari animasi Maya and the Three adalah Maya, seorang putri dan pejuang dari Kerajaan Teca. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana penyampaian dan penggunaan adaptasi kultur Mesoamerika terhadap desain karakter Maya and the Three. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data berupa gambar dan artikel yang berkaitan serta dianalisis menggunakan teori Manga Matrix dan teori Prinsip Desain Karakter. Manga Matrix membagi proses pembuatan karakter ke dalam tiga variabel matriks yaitu bentuk, kostum, dan penokohan.  Maya and the Three menyampaikan desain karakter Maya yang erat dengan sejarah dan legenda tentang Eagle Warrior dengan penampilan yang kreatif dan penuh makna. Desain karakter Maya memberikan gambaran bahwa Maya adalah seseorang yang tangguh dan pemberani, tak kenal takut, dan percaya diri dalam bertindak. Melalui metode Manga Matrix, karakter Maya dapat dibedah secara mendetail untuk membantu identifikasi adaptasi kultur Mesoamerika yang ada.