Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK PEMBUATAN KOMPOS SEBAGAI IMPLEMENTASI POIN SDGS DI DESA DOMAS Mauluddin, Muhammad Rafel Emirruso; Isnainazzahra, Utari Esti
TRIDHARMADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Vol 4 No 2 (2024): PKM-TRIDHARMADIMAS (Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/tridharmadimas.v4i2.1589

Abstract

Wilayah Desa Domas, Kabupaten Mojokerto mempunyai isu mengenai kebersihan lingkungan yang perlu diperhatikan, khususnya pada pengelolaan sampah. Hal ini dapat dikaitkan dengan poin yang terdapat pada Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Jurnal ini mengevaluasi implementasi program pemberdayaan masyarakat di Desa Domas untuk mengelola sampah organik dan mengolahnya menjadi bahan dasar kompos. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah yang efisien dan ramah lingkungan melalui pelatihan praktis dan penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang mendalam terhadap program. Temuan menunjukkan bahwa program pemberdayaan ini dapat mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang dan dapat dijadikan sebagai ekonomi tambahan bagi masyarakat melalui penjualan kompos. Program ini juga dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan warga desa dan mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Desa Domas adalah contoh efektif dalam menerapkan prinsip-prinsip SDGs. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut termasuk perluasan jangkauan program ke desa-desa tetangga, peningkatan akses terhadap teknologi pengolahan sampah, dan penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat.
Efek Pengaruh Penambahan Senyawa Hidrogen Peroksida Pada Elektrokoagulasi Untuk Menurunkan Parameter TSS Dan Timbal Dalam Air Ballast Mauluddin, Muhammad Rafel Emirruso; Murti, Restu Hikmah Ayu
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.14039

Abstract

Air ballast yang digunakan kapal untuk menjaga stabilitas seringkali menjadi sumber pencemar serius bagi lingkungan perairan karena mengandung berbagai kontaminan, terutama Total Suspended Solid (TSS) dan logam berat Timbal (Pb). Kedua parameter ini berbahaya karena TSS meningkatkan kekeruhan dan menurunkan penetrasi cahaya bagi organisme akuatik, sedangkan Pb bersifat toksik dan dapat terakumulasi dalam rantai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas proses elektrokoagulasi dengan penambahan senyawa Hidrogen Peroksida (H2O2) dalam menurunkan konsentrasi TSS dan Pb pada air ballast. Metode penelitian dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reaktor elektrokoagulasi berbahan elektroda aluminium dengan variasi dosis H2O2 (0, 9, 18, dan 27 gram), jarak antar elektroda (3 cm, 4 cm, 5 cm), serta waktu reaksi (30, 60, dan 90 menit). Parameter TSS dianalisis menggunakan metode gravimetri, sedangkan konsentrasi Pb diuji menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan H2O2 memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan TSS. Efisiensi penyisihan meningkat dari 84,6% pada kondisi tanpa penambahan H2O2 hingga mencapai 98,9% pada dosis 27 gram. Untuk parameter Pb, penyisihan sudah sangat tinggi bahkan tanpa H2O2, dengan efisiensi mencapai 99,8%. Variasi jarak elektroda optimal diperoleh pada 5 cm, sedangkan waktu reaksi paling efektif adalah 90 menit. Secara keseluruhan, kombinasi elektrokoagulasi dan oksidasi H2O2 terbukti meningkatkan kinerja penurunan TSS secara signifikan, sedangkan untuk logam Pb, metode elektrokoagulasi saja sudah cukup efektif memenuhi baku mutu lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif teknologi pengolahan air ballast yang sederhana, efisien, dan ramah lingkungan untuk diaplikasikan pada industri perkapalan di Indonesia.