Yusuf, Noviana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN TEOLOGI MAKNA KEKRISTENAN PEMALI DALAM BUDAYA TORAJA Yusuf, Noviana
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kekristenan pemali dalam budaya Toraja dari perspektif teologi. Pemali merupakan sistem larangan atau pantangan dalam masyarakat Toraja yang berakar pada kepercayaan Aluk Todolo namun terus dipraktikkan hingga kini meski mayoritas masyarakat Toraja telah memeluk agama Kristen. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik temu antara pemali sebagai produk budaya dengan ajaran iman Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pemali dalam budaya Toraja mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Alkitab, seperti pemali ussongkan dapo' (larangan bercerai) yang sejalan dengan Maleakhi 2:16, pemali ma'pangngan buni (larangan berzinah) yang sesuai dengan Keluaran 20:14, dan pemali boko (larangan mencuri) yang paralel dengan Keluaran 20:15. Pemali yang mengandung nilai-nilai etis dan tidak bertentangan dengan kebenaran Alkitab dapat menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai Kristiani dalam konteks budaya Toraja. Namun demikian, orang Kristen Toraja perlu bersikap kritis dan selektif dalam menyikapi pemali, dengan memilah mana yang selaras dengan iman Kristen untuk dilestarikan dan mana yang bertentangan sehingga harus ditinggalkan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual yang merumuskan relasi antara agama dan budaya lokal secara konstruktif.
TINJAUAN TEOLOGI MAKNA KEKRISTENAN PEMALI DALAM BUDAYA TORAJA Yusuf, Noviana
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kekristenan pemali dalam budaya Toraja dari perspektif teologi. Pemali merupakan sistem larangan atau pantangan dalam masyarakat Toraja yang berakar pada kepercayaan Aluk Todolo namun terus dipraktikkan hingga kini meski mayoritas masyarakat Toraja telah memeluk agama Kristen. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik temu antara pemali sebagai produk budaya dengan ajaran iman Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pemali dalam budaya Toraja mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Alkitab, seperti pemali ussongkan dapo' (larangan bercerai) yang sejalan dengan Maleakhi 2:16, pemali ma'pangngan buni (larangan berzinah) yang sesuai dengan Keluaran 20:14, dan pemali boko (larangan mencuri) yang paralel dengan Keluaran 20:15. Pemali yang mengandung nilai-nilai etis dan tidak bertentangan dengan kebenaran Alkitab dapat menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan nilai-nilai Kristiani dalam konteks budaya Toraja. Namun demikian, orang Kristen Toraja perlu bersikap kritis dan selektif dalam menyikapi pemali, dengan memilah mana yang selaras dengan iman Kristen untuk dilestarikan dan mana yang bertentangan sehingga harus ditinggalkan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual yang merumuskan relasi antara agama dan budaya lokal secara konstruktif.