Faiz, Mohammad Muqronul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Religious in Secularcapes: Adaptasi Identitas Santri dalam Ruang Sekuler di Mato Kopi Faiz, Mohammad Muqronul
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas adaptasi santri terhadap ruang sekuler melalui studi kasus Mato Kopi, sebuah warung kopi unik di Yogyakarta. Dengan pendekatan etnografi Spradley dan analisis menggunakan konsep Religioscapes Claudia Seise, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana santri membawa identitas dan tradisi keagamaan mereka ke dalam ruang netral seperti warung kopi. Fenomena ini terlihat melalui praktik keagamaan, seperti waktu close order saat adzan, simbol-simbol keislaman, dan rutinitas keagamaan mingguan yang diterapkan di Mato Kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri berhasil menciptakan ruang keagamaan baru yang mengintegrasikan nilai spiritual dalam bisnis modern, sekaligus mempertahankan identitas mereka di tengah tantangan ruang sekuler. Analisis Religioscapes menggambarkan bagaimana ruang netral seperti warung kopi dapat menjadi medium yang dinamis untuk memadukan tradisi religius dengan kebutuhan modern. Mato Kopi menjadi contoh nyata dari sinergi antara religiositas dan ekonomi, di mana kehadiran santri tidak hanya memperkuat jaringan sosial mereka tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan. Studi ini memperkaya wacana tentang hubungan antara ruang keagamaan dan ruang sekuler, serta menegaskan potensi religious in secularcapes sebagai bentuk keberlanjutan tradisi keagamaan dalam konteks modern. [ This study examines the adaptation of santri (Islamic boarding school students) to secular spaces through a case study of Mato Kopi, a unique coffee shop in Yogyakarta. Using the Spradley ethnographic approach and analysis based on Claudia Seise’s Religioscapes concept, the research explores how santri bring their religious identity and traditions into neutral spaces like coffee shops. This phenomenon is reflected in practices such as close order during the call to prayer (adzan), the implementation of Islamic symbols, and weekly religious routines at Mato Kopi. The findings reveal that santri successfully create new religious spaces that integrate spiritual values with modern economic activities. The Religioscapes analysis illustrates the dynamics of santri in harmonizing religious traditions with secular spaces, fostering a synergy between religiosity and business needs. Mato Kopi exemplifies this synergy, where the presence of santri strengthens social networks and adds value to the business. This study expands the discourse on the transformation of secular spaces into religious spaces through the concept of religious in secularcapes and underscores the significance of religious traditions as part of adaptation to modernity.]