Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Fuzzy Time Series Stevenson Porter pada Pergerakan Nilai FOREX Euro terhadap Rupiah Hasanah, Nandita Uswatun; Eti Kurniati
Jurnal Riset Matematika Volume 4, No.2, Desember 2024, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v4i2.5112

Abstract

Abstrak. Pasar Foreign Exchange (FOREX) adalah arena global yang terpusat dengan mata uang dari berbagai negara diperdagangkan. Transaksi di pasar ini melibatkan pembelian satu mata uang dengan penjualan mata uang lain secara simultan, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari perubahan nilai tukar. Trader dan masyarakat yang terlibat dalam transaksi menggunakan mata uang asing penting untuk menentukan waktu yang tepat guna menghindari kerugian, karena semua transaksi tidak dilaksanakan pada saat pemesanan. Oleh karena itu, prediksi pergerakan nilai FOREX menjadi suatu alternatif untuk mengetahui pergerakan nilai tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi pergerakan nilai FOREX Euro terhadap Rupiah dengan metode Fuzzy Time Series Stevenson Porter. Salah satu pendekatan matematis yang diterapkan adalah pemodelan Fuzzy Time Series Stevenson Porter. Hasil yang diperoleh yaitu nilai prediksi mendekati nilai sebenarnya dengan MAPE 4% untuk data training dan 3% untuk data testing. Abstract. The Foreign Exchange (FOREX) market is a centralized global arena where currencies from different countries are traded. Transactions in this market involve the simultaneous purchase of one currency with the sale of another, with the aim of profiting from changes in exchange rates. It is important for traders and people involved in transactions using foreign currencies to determine the right time to avoid losses, as all transactions are not executed at the time of booking. Therefore, predicting the movement of FOREX rates becomes an alternative to knowing the movement of these rates. The purpose of this research is to predict the movement of FOREX Euro value against Rupiah with Stevenson Porter's Fuzzy Time Series method. One of the mathematical approaches applied is Fuzzy Time Series Stevenson Porter modeling. The results obtained are the predicted value is close to the actual value with MAPE 4% for training data and 3% for testing data.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran Terhadap PAD BAPENDA Kabupaten Bandung Hasanah, Nandita Uswatun; Harahap, Erwin
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/matematika.v24i1.3543

Abstract

Pajak adalah pembayaran wajib kepada pemerintah yang dilakukan oleh individu, perusahaan, atau entitas hukum lainnya. Tujuan utama pajak adalah untuk mendanai biaya pemerintah untuk program dan layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertahanan, dan banyak lagi. Daerah harus memiliki sumber daya penerimaan daerah yang cukup jika mereka ingin melaksanakan pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah salah satu sumber penerimaan daerah untuk membiayai berbagai program pajak daerah seperti pembangunan dan pelayanan publik di tingkat lokal, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, pemerintah harus memastikan bahwa pendapatan ini digunakan dengan benar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Pajak hotel dan pajak restoran merupakan dua jenis pajak daerah yang potensinya semakin berkembang seiring dengan semakin diperhatikannya adanya komponen pendukung yaitu sektor jasa, pembangunan maupun pariwisata dalam kebijakan peningkatan pembangunan daerah. Dari analisis yang dilakukan, efektivitas pajak hotel dan restoran pada tahun 2020 sampai tahun 2022 terbilang kurang efektif dengan rasio kurang dari 50% sedangkan untuk kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah masih terbilang sangat kurang dengan rasio kurang dari 10%.