Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Philosophy of Science in the Development of Science Reza Aulia Setiawan; Sofyan Sauri
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i4.1114

Abstract

Philosophy of science is often considered a separate field and even irrelevant to the development of science. This assumption is a big mistake. This paper aims to reveal the role of philosophy of science in the three stages of scientific development (justification of initial concepts, integration of new theories, and criticism of scientific results) and to identify which philosophical approaches contribute most to the progress of science. Through a review of contemporary literature, it is found that the philosophy of science always provides an important rational basis for fundamental scientific conceptions, guides the direction of scientific development, bridges various scientific disciplines and approaches, and criticizes scientific theories and paradigms that are considered established. The rationalism and empiricism approaches have been identified as the most dominant and monumental in their role in shaping modern scientific methodology to date. Thus, the claim regarding the fundamental role of philosophy of science in the history and future of science has been proven comprehensively.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Teks Eksplanasi Kelas IX di Mtsn 1 Subang Reza Aulia Setiawan; Isah Cahyani; Khaer Kurniawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX MTsN 1 Subang dalam memahami teks eksplanasi. Kemampuan berpikir kritis yang dikaji mencakup kemampuan mengidentifikasi informasi penting, menganalisis hubungan sebab akibat, mengevaluasi informasi, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi terstruktur, dan tugas tertulis berbasis teks eksplanasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi informasi inti, membangun hubungan sebab akibat secara logis, serta mengevaluasi relevansi dan keakuratan informasi dalam teks. Kelemahan pada tahap awal berdampak pada rendahnya kemampuan siswa dalam menarik kesimpulan secara tepat. Faktor yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi keterbatasan strategi membaca kritis, rendahnya pemahaman konsep ilmiah yang berkaitan dengan teks eksplanasi, serta model pembelajaran yang belum sepenuhnya mendorong penalaran tingkat tinggi. Oleh karena itu, penguatan strategi membaca kritis dan integrasi literasi ilmiah perlu dioptimalkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.