Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Audio-Visual untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SBK Zamroin, Fifa
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 20 No. 3 (2022): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v20i3.356

Abstract

This study aims to enhance students' learning activities in the Arts, Culture, and Skills (SBK) subject using audio-visual media. A Classroom Action Research (CAR) method was applied to fifth-grade students of MI Al-Hikmah Cipatat, focusing on traditional Indonesian dance material. The results showed an increase in students' engagement from 41.73% (moderate) in the pre-cycle to 71.3% (good) in cycle 1 and 97.82% (very good) in cycle 2. Audio-visual media provided clear visualization of dance movements, improving students' understanding, interest, and motivation. This media also facilitated teachers in creating more interactive and structured learning. The study recommends implementing audio-visual media to enhance learning effectiveness, particularly in arts education, and encourages teachers to continue innovating in teaching processes. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dengan menggunakan media audio visual. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan pada siswa kelas V MI Al-Hikmah Cipatat, dengan fokus pada materi tari Nusantara. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari 41,73% (kategori sedang) pada pra siklus menjadi 71,3% (baik) pada siklus 1 dan 97,82% (sangat baik) pada siklus 2. Media audio visual memberikan visualisasi gerakan tari yang jelas, meningkatkan pemahaman, minat, dan motivasi siswa. Media ini juga memfasilitasi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan terstruktur. Studi ini merekomendasikan penerapan media audio visual untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya pada materi seni budaya, serta mendorong guru untuk terus berinovasi dalam proses pengajaran.