Indraswari , I Gusti Ayu Devasya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengendalian Diri dan Akuntansi Biaya terhadap Perilaku Pengeluaran Berlebihan pada Promosi Shopee Indraswari , I Gusti Ayu Devasya
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i2.2409

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara konsumen berbelanja. E-commerce, khususnya yang telah menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat di Indonesia. e-commerce juga memungkinkan konsumen untuk mengakses berbagai produk dan layanan secara luas dan mudah. Dengan hadirnya e-commerce membuat masyarakat lebih mudah untuk berbelanja, hampir semua produk tersedia dengan memiliki banyak pilihan baik itu warna, ukuran sampai pada bahan dengan harga yang lebih murah dan biasanya online shop memiliki banyak promo menarik yang membuat online shop menjadi pilihan masyarakat dalam berbelanja. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengendalian diri dan akuntansi biaya terhadap perilaku pengeluaran berlebihan selama promo Shopee. Dengan metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi bahwa promosi seperti diskon, Flash sale , dan gratis ongkir memicu impulsive buying, yaitu pembelian spontan tanpa perencanaan. Individu dengan pengendalian diri yang baik cenderung lebih bijak dalam berbelanja, memprioritaskan kebutuhan, dan menghindari pembelian yang tidak diperlukan. Selain itu, pengelolaan akuntansi biaya yang baik, termasuk perencanaan anggaran, terbukti membantu konsumen mengontrol pengeluaran. Hasil penelitian menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan keputusan belanja yang rasional. Edukasi keuangan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran konsumen agar mampu mengelola pengeluaran dengan bijak, terutama selama periode promosi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengembangkan program edukasi finansial dan pengendalian konsumsi untuk meminimalkan dampak negatif promosi terhadap perilaku konsumtif masyarakat.
Analisis Pengendalian Diri dan Akuntansi Biaya terhadap Perilaku Pengeluaran Berlebihan pada Promosi Shopee Indraswari , I Gusti Ayu Devasya
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i2.2409

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara konsumen berbelanja. E-commerce, khususnya yang telah menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat di Indonesia. e-commerce juga memungkinkan konsumen untuk mengakses berbagai produk dan layanan secara luas dan mudah. Dengan hadirnya e-commerce membuat masyarakat lebih mudah untuk berbelanja, hampir semua produk tersedia dengan memiliki banyak pilihan baik itu warna, ukuran sampai pada bahan dengan harga yang lebih murah dan biasanya online shop memiliki banyak promo menarik yang membuat online shop menjadi pilihan masyarakat dalam berbelanja. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengendalian diri dan akuntansi biaya terhadap perilaku pengeluaran berlebihan selama promo Shopee. Dengan metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi bahwa promosi seperti diskon, Flash sale , dan gratis ongkir memicu impulsive buying, yaitu pembelian spontan tanpa perencanaan. Individu dengan pengendalian diri yang baik cenderung lebih bijak dalam berbelanja, memprioritaskan kebutuhan, dan menghindari pembelian yang tidak diperlukan. Selain itu, pengelolaan akuntansi biaya yang baik, termasuk perencanaan anggaran, terbukti membantu konsumen mengontrol pengeluaran. Hasil penelitian menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan keputusan belanja yang rasional. Edukasi keuangan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran konsumen agar mampu mengelola pengeluaran dengan bijak, terutama selama periode promosi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengembangkan program edukasi finansial dan pengendalian konsumsi untuk meminimalkan dampak negatif promosi terhadap perilaku konsumtif masyarakat.