Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh motivasi kerja dan kompensasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, penelitian ini berupaya untuk membangun hubungan sebab akibat antara variabel dan subjek yang diteliti, sehingga dapat membedakan variabel independen dan dependen. Dengan jumlah sampel sebanyak 32 karyawan, penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner, serta analisis regresi linier berganda untuk interpretasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y), dengan nilai t hitung (3,646) melebihi nilai t kritis (1,694) pada tingkat signifikansi 0,001<0,05. Begitu pula dengan variabel intervensi (X2) yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) yang dibuktikan dengan nilai t hitung (2,210) melebihi nilai t kritis (1,694) pada tingkat signifikansi 0,035<0,05. Oleh karena itu, variabel intervensi (X2) memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) secara individu.Selanjutnya uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa motivasi kerja (X1) dan kompensasi (X2) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y), dibuktikan dengan nilai F (42,532) yang melebihi batas kritis. F-value (3,295) pada tingkat signifikansi 0,000<0,05. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,665 yang berarti bahwa motivasi kerja dan kompensasi menyumbang 65% varian kinerja karyawan, sedangkan 35% sisanya disebabkan oleh variabel-variabel yang belum dieksplorasi dan tidak dibahas dalam penelitian ini.