Rahmawati, Nuris Shavna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Toleransi Antar Umat Beragama Islam dan Kristen dalam Perspektif Konseling Lintas Budaya di Desa Ngeling Jepara Hidayah, Sufi Nur Laili; Rahmawati, Nuris Shavna; Fitriyani, Nurul Azizah
Assertive: Islamic Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Assertive: Islamic Counseling Journal | Juli-Desember 2024
Publisher : Da'wah Faculty of UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/j.assertive.v3i2.11467

Abstract

Humans, as social creatures, show differences in social life both in terms of religion and culture. Intolerant and disrespectful attitudes can lead to conflicts that cause problems in religion and culture in society. This research aims to explore the perspective of interfaith counseling in increasing tolerance between Muslims and Christians in Ngeling Village, Jepara. Through a qualitative approach, this research observes the interaction between religion and counseling practices. Data were collected by interviewing informants, namely the community, and observations in Ngeling Village, and data analysis was carried out on the resulting data. Research shows that the Ngeling Village community consists not only of Muslims but also Christians, so it is important for them to maintain interfaith harmony. (1) The people of Ngeling Village show mutual respect for the existence of various religions through friendship and interaction in social life. (2) In dealing with differences, society prioritizes deliberation and consensus to reach agreement. (3) Tolerance towards religious differences in Ngeling Village is reflected in the recognition that every religious adherent has the right to carry out worship according to their respective beliefs, as well as participation in the culture of the community.   Manusia dalam sebagai makhluk sosial, kehidupan masyarakat menunjukkan perbedaan baik dari segi agama dan budaya. Sikap tidak toleran serta tidak menghargai bisa menimbulkan konflik yang menimbulkan masalah dalam agama dan budaya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif konseling lintas agama dalam meningkatkan toleransi antara beragama Islam dan Kristen di Desa Ngeling, Jepara. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati interaksi antara gama dan praktik konseling yang dilakukan. Pengumpulan data dengan wawancara Informan yaitu masyarakat dan observasi ke Desa Ngeling, dan data yang dihasilkan dilakukan analisis data. Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ngeling terdiri tidak hanya dari umat Islam, tetapi juga dari umat Kristen, sehingga penting bagi mereka untuk menjaga kerukunan antaragama. (1) Masyarakat Desa Ngeling menunjukkan sikap saling menghargai terhadap keberadaan berbagai agama melalui silaturahmi dan interaksi dalam kehidupan sosial. (2) Dalam menghadapi perbedaan, masyarakat mengedepankan musyawarah mufakat untuk mencapai kesepakatan. (3) Toleransi terhadap perbedaan agama di Desa Ngeling tercermin dari pengakuan bahwa setiap pemeluk agama memiliki hak untuk melaksanakan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, serta partisipasi dalam budaya masyarakat.