Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA PENGARUH TEMPERATUR TEMPERING PADA PROSES HEAT TREATMENT BAJA ST.40 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO polnes, suwarto -
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING VOLUME 9, ISSUE 2, NOPEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i2.16659

Abstract

Hardening merupakan proses perlakuan panas pada baja yang bertujuan untuk meningkatkan kekerasan baja. Oleh karena itu pada baja tersebut perlu dilakukan proses lanjut yaitu tempering untuk menurunkan tegangan dalam dan kerapuhan hingga memenuhi syarat penggunaan. Metode yang digunakan adalah experimental research. Spesimen uji yang digunakan baja ST.40. Penelitian ini dilakukan dengan memanaskan spesimen uji pada suhu pemanasan 9000C selama 90 menit, dan kemudian dilanjutkan proses Heat Treatmen dengan pendingin oli. Lalu ditemper dengan variasi suhu 2000C, 3000C, 4000C, 5000C dan 6000C selama 30 menit. Setelah itu spesimen diuji terhadap sifat mekanik serta dilihat mikrostrukturnya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu tempering, kekerasan cenderung menurun dan tidak berpengaruh terhadap kekuatan tarik, sedangkan regangan total semakin meningkat. Hal ini menunjukkan spesimen semakin ulet disebabkan oleh semakin besarnya ukuran butiran ferit dan perlit. Kekerasan rata-rata terendah adalah 200,64 VHN pada suhu tempering 6000C. Kekuatan tarik rata-rata terendah adalah 27,31 kg/mm2 berada pada suhu tempering 5000C.