Sutaya, S
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Pemahamam Konsep Dimensi Tiga menggunakan Pendekatan Pembelajaran Realistik pada Siswa Kelas XII MIPA Unggulan 1 SMA Negeri 1 Cawas Kabupaten Klaten Tahun Pelajaran 2017/2018 Sutaya, S
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1231.595 KB)

Abstract

Dalam pembelajaran matematika di kelas XII MIPA UNGGULAN 1, khususnya materi dimensi tiga, peneliti sekaligus guru mengeluhkan rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika. Hal ini terlihat dari banyaknya kesalahan siswa dalam memahami konsep matematika sehingga mengakibatkan kesalahan-kesalahan dalam mengerjakan soal, mengakibatkan rendahnya prestasi belajar siswa/ nilai baik dalam ulangan harian, ulangan tengah semester, maupun ulangan semester. Dalam proses pembelajaran di kelas biasanya guru memberikan tugas (pemantapan) secara kontinu berupa latihan soal. Kondisi riil dalam pelaksanaan latihan yang diberikan tidak sepenuhnya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika.Berkaitan dengan pokok permasalahan di atas, penulis memilih menggunakan pendekatan pembelajaran realistik sebagai suatu solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep deret geometri tak hingga. Tujuan penelitian:1. Untuk meningkatkan pemahaman konsep dimensi tiga, 2. Untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar matematika, 3. Untuk meningkatkan kualitas gurru dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian:deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran realistik, hasil pemahaman siswa pada materi dimensi tiga, sebagaiberikut: 80 % mengalami kenaikan, 10% tidak mengalami kenaikan dan 10% mengalami kesulitan.
Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, Pergaulan Bebas melalui Pendekatan Pembelajaran Realistik Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal menggunakan Konsep Pemahaman Suku Sejenis / Tak Sejenis pada Peserta Didik Kelas XI BB 3 SMK Negeri 2 Gedangsari Ta Triyuwono, Abdulah Sugeng; Sutaya, S
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2018: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1798.677 KB)

Abstract

Nopember 2017, terjadi perkelaian pelajar di lingkungan sekolah. Penyebabnya salah satu anak perempuan mengalami perundungan (bullying). SMK Negeri 2 Gedangsari, mempunyai visi dan misi untuk mempersiapkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, berakhlaq mulia, mandiri, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru sebagai pengelola kelas harus mengubah proses pembelajaran matematika agar menumbuhkan kedewasaan pada peserta didik, melalui pendekatan pembelajaran realistik berbasis budaya dan kearifan lokal menggunakan konsep pemahaman suku sejenis / tak sejenis. Tujuan penelitian:1.Untuk membangun sikap positif peserta didik dalam bergaul dengan orang lain. 2. Untuk membiasakan tingkah laku yang sopan-santun, toto kromo, ungah-ungguh, sesuai dengan budaya serta ajaran agama atau keyakinan yang dianut. 3. Menumbuhkan semangat demokratis, rukun, kompak dan kerja sama yang baik. Metode penelitian: deskriftif kualitatif. Hasil penelitian: 1.Menumbuhkan peserta didik, untuk membiasakan tingkah laku yang sesuai dengan budaya positif yang berlaku di lingkungannya: sebanyak 60% mengalami kenaikan 30% tidak terpengaruh, 10% mengalami penurunan. 2. Menumbuhkan semangat saling menghargai dalam bergaul dengan sesamanya, tanpa merendahkan hak dan martabat orang lain: sebanyak 50% mengalami kenaikan, 30% tidak terpengaruh, 20% mengalami penurunan. 3. Menumbuhkan semangat demokratis, rukun, kompak dan kerja sama yang baik: sebanyak 80% mengalami kenaikan, 18% tidak terpengaruh, 2 % mengalami penurunan.