shofyan, ahmad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budaya Moderasi Beragama Melalui Aktualisasi Pendidikan Islam Wasatiyyah: Rekoneksi dan Toleransi shofyan, ahmad
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i1.3875

Abstract

Banyak isu dan aksi yang mencerminkan perilaku terorisme, ekstremisme, radikalisme, intoleransi, paham takfiri (senang khawatir), dan klaim kebenaran sepihak, dan sebagainya. Hal ini membuat negara bangsa perlu mencari solusi dan pencegahan (preventif/antisipatif) salah satunya dengan meresmikan perilaku beragama yang toleran, inklusif, dan moderat. Hal ini dapat dilihat dari sudut pandang agama khususnya Islam untuk memberikan konsep Islam Wasatiyyah melalui perilaku moderasi beragama yang baik dan beriman. Oleh karena itu, penelitian tentang aktualisasi nilai-nilai Islam Wasatiyyah melalui moderasi beragama untuk meningkatkan kerukunan dan toleransi umat beragama di Indonesia menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan konsep Islam Wasatiyyah (moderasi beragama) dalam bentuk nilai dan mengetahui strategi dan metode aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Islam Wasatiyyah (moderasi beragama) dalam meningkatkan kerukunan dan toleransi umat beragama. di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang termasuk dalam penelitian kepustakaan. Pengumpulan data menggunakan teknik dengan literatur dan dokumentasi dianalisis dengan metode analisis heuristik, verifikasi, interpretasi, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya moderasi beragama dimungkinkan tercipta melalui pendidikan Islam Wasatiyyah. Membangun toleransi, moderat, inklusif, anti kekerasan, keadilan, gotong royong, kerukunan, dan kesetaraan dalam sistem pendidikan yang akomodatif untuk meningkatkan persatuan umat beragama di Indonesia. Kata Kunci: Islam, Wasatiyyah, Toleransi
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama Menuju Society Era 5.0 Shofyan, Ahmad
Ar-Rusyd: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Ar-Rusyd: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : LP3M STAI Ibnurusyd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religious moderation is the most perfect action in dealing with problems in various local regions that have a diversity of religions. Whereas the learning of Islam seeks to provide the provision of religious knowledge to students so that they have the will to learn to believe and fear Allah SWT. The results of the field investigation that had been carried out previously show that PAI learning has not been integrated with emphasis on the social education process. But to form students who are pious individually (habl min Allah), but not horizontally socially (habl min nas). And also PAI learning is only oriented to the basic concepts of Islamic teachings. The method used in writing this article is the library method. Reviewing the components of Islamic religious education learning based on religious moderation in terms of curriculum, educators, materials, media and methods, evaluation. The purpose of the study is to build good and directed communication that Islamic religious education is based on religious moderation towards Society 5.0 is a way to continue to build a sense of tolerance and moderation. For this achievement, there are big challenges in building young people who think globally and behave locally as research targets, namely by forming responsibility, respecting differences, collaborating with mutual distance, building goodness and communication.