Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIK ECOPRINTING PADA ANGGOTA PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DESA REJOMULYO, LAMPUNG TIMUR Filia, Aprilia Fadila; Ningsih , Rahmah; Agustiana, Diah; Hardianto, Ervan; Sari, Intan Wulan; Hafidzah, Nayla; Syarif , Zulfa Fauziah; Wulandari, Wulandari
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 05 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN terhadap kurang nya pemanfaatan daun dan bunga yang dapat digunakan untuk menghasilkan produk bernilai jual, selain itu masih banyak kalangan ibu-ibu di Desa Rejomulyo ini belum memahami apa itu eco print. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajarkan teknik ecoprinting kepada ibu-ibu PKK di Desa Rejomulyo sebagai salah satu peluang usaha dengan memanfaatkan bahan-bahan dilingkungan sekitar. Pelatihan ecoprint dilakukan secara tatap muka langsung menggunakan metode pemahaman mengenai teknik ecoprinting dan pendampingan pelatihan mengenai cara menghias tote bag dengan menggunakan bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar. Hasil akhir dari program kerja ini adalah produk yang digunakan dalam keseharian seperti pembuatan pada pakaian, sepatu dan bahan lainnya.
Judicial Challenges in Resolving Electronic Licensing Disputes before Indonesian Administrative Courts Nova Musta'idah; Ningsih , Rahmah; Syahputra, Aan
Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Vol.11 No.1 (2026)
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ajmpi.v11i1.10777

Abstract

This study examines the judicial challenges in resolving electronic licensing disputes arising from Decision No. 30/G/2023/PTUN.BL and Appellate Decision No. 6/B/2024/PT.TUN.PLG, where two business licenses were issued for the same object through the OSS RBA system by the DPMPTSP of Pesawaran Regency. Using a normative juridical method supplemented with empirical data from judicial interviews, the study reveals contrasting judicial approaches. The first-instance court emphasized social harmony and familial relationships, adopting a utilitarian perspective and suggesting non-adversarial settlement rather than determining the legal validity of the licenses. In contrast, the appellate court adhered to a positivist approach, focusing on procedural rigor and identifying the dual licensing as the result of an administrative validation error, as the second permit was issued without revoking the first. The study highlights that the digitalization of licensing does not automatically ensure legal certainty; rather, it introduces new challenges in judicial reasoning, evidentiary evaluation, and institutional accountability. The findings underscore the necessity of strengthening technical regulations, enhancing the administrative competence of licensing authorities, and improving administrative remedies to ensure effective judicial review within Indonesia’s digital governance framework.