Petrus, Edwin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANUGERAH PENGUDUSAN MENURUT TEOLOGI WESLEYAN SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN HAMBA TUHAN YANG BERINTEGRITAS DALAM LINGKUNGAN GEREJA METHODIST INDONESIA Petrus, Edwin
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 8, No 1 (2024): J.VoW Vol 8. No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36972/jvow.v8i1.244

Abstract

Di dalam tahapan keselamatan menurut teologi Wesleyan, anugerah pengudusan (sanctification grace) diterima oleh seseorang yang telah terlebih dahulu mengalami anugerah pendahuluan (prevenient grace), pertobatan (repentance), dan anugerah pembenaran (justification). Melalui pengudusan, seseorang mengalami pembaruan agar dapat menjadi serupa dengan gambar Allah di dalam kebenaran dan kekudusan sejati. Melalui proses pengudusan, seorang individu bekerja sama dengan Allah Roh Kudus untuk hidup sesuai dengan perintah Allah serta semakin mengasihi Allah dan sesama. Pengudusan menjadi proses yang penting karena turut membentuk integritas seorang anak Tuhan, terutama para hamba Tuhan yang menjadi pemimpin spiritual dari umat Allah di gereja. Penekanan terhadap signifikansi dari integritas setiap hamba Tuhan tercantum dalam Alkitab dan teologi Kristen. Integritas hamba Tuhan merupakan elemen yang krusial dan tidak dapat ditawar-tawar agar para hamba Tuhan dapat menghadapi berbagai tantangan dan godaan dalam pelayanan gerejawi. Dengan menerapkan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini meninjau signifikansi dari anugerah pendahuluan sebagai dasar kehidupan yang berintegritas dari hamba Tuhan di lingkungan Gereja Methodist Indonesia (GMI) yang menghidupi Etika Kehidupan Orang Methodist sebagai penuntun kehidupan pribadi maupun bergereja.