Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Gambaran implementasi program sekolah adiwiyata di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar. 2) Gambaran karakter peduli lingkungan siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar dan 3) Pengaruh antar program sekolah adiwiyata terhadap karakter peduli lingkungan siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 650 orang. Pengambilan besaran sampel ditentukan melalui rumus Slovin, menggunakan teknik proporsional stratified random sampling dan diperoleh sebanyak 87 orang sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan teknik korelasi bivariat pearson dan uji reliabilitas menggunakan cronbach alpha . Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui aplikasi IBM SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Gambaran implementasi Program Sekolah Adiwiyata di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar berada pada kategori “sangat baik” yang ditunjukkan dengan nilai skor rata-rata ( mean ) pada variabel Program Sekolah Adiwiyata sebesar 93,32. 2) Gambaran karakter peduli lingkungan siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar berada pada kategori “sangat baik” yang ditunjukkan dengan nilai skor rata-rata ( mean ) pada variabel Karakter Peduli Lingkungan sebesar 99,05 dan 3) Terdapat pengaruh program sekolah adiwiyata sikap terhadap peduli lingkungan pada siswa di UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar atau dengan kata lain program sekolah adiwiyata dipengaruhi oleh karakter peduli lingkungan dibuktikan hasil uji regresi linier sederhana di mana nilai signifikansinya 0,00 yang berarti <0,05 maka variabel program sekolah adiwiyata berpengaruh terhadap sikap peduli lingkungan. Besarnya nilai korelasi atau hubungan yaitu 0,360, dan dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,130. Sehingga, pengaruh variabel program sekolah adiwiyata terhadap variabel sikap peduli lingkungan sebesar 78,9%, sedangkan sisanya sebesar 21,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.