This experiment was conducted to determine the effect of discovery inquiry learning model on students' science learning outcomes. The research method used is an experimental method using static group comparation, namely by comparing students who are given treatment with students who are taught conventionally. From the data that has been collected, the following results are obtained. The learning outcomes of students taught using conventional methods, the average value is 67.88. Based on the results of the t-test calculation, for ? = 0.05 and dk = 78, the ttable price = 1.994 while the tcount price = 4.189. So, tcount > ttable which indicates that there is a positive effect of the discovery inquiry learning model on science learning outcomes. So it can be concluded that students' science learning outcomes with the discovery inquiry learning model get better results in SMP Negeri 1 Cariu students. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery inquiry terhadap hasil belajar IPA siswa. Metode penelitian yang digunakan berupa metode eksperimen dengan menggunakan static group comparation, yaitu dengan membandingkan antara siswa yang diberi treatment dengan siswa yang diajar secara konvensional. Dari data yang telah dikumpulkan diperoleh hasil sebagai berikut. Hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional, nilai rata-ratanya sebesar 67,88. Hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran discovery inquiry didapatkan nilai rata-ratanya 75,63. berdasarkan hasil perhitungan uji-t, untuk ? = 0,05 dan dk = 78 didapat harga ttabel = 1,994 sedangkan harga thitung = 4,189. Jadi, thitung > ttabel yang mengindikasikan terdapat pengaruh positif model pembelajaran discovery inquiry terhadap hasil belajar IPA. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran discovery inquiry mendapatkan hasil yang lebih baik pada siswa SMP Negeri 1 Cariu.