Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PDRB, INVESTASI & PAD TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PADA PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2018-2023) Monikasari; Yulistia Devi; Ghina Ulfah Saefurrohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.928

Abstract

Ekspansi ekonomi yang sedang berlangsung di Provinsi Lampung, yang terus meningkat setiap tahunnya, menjadi faktor pendorong di balik studi ini. Idealnya, ketimpangan pendapatan akan menurun sebagai akibat dari ekspansi ekonomi ini. Namun, data menunjukkan bahwa di Provinsi Lampung, pertumbuhan ekonomi yang meningkat dibarengi dengan meningkatnya ketimpangan. Istilah “ketimpangan distribusi pendapatan” menggambarkan situasi di mana pendapatan penduduk tidak terdistribusi secara adil. Potensi sumber daya yang relatif tidak sebanding dan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengawasi anggaran daerah merupakan penyebab ketimpangan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dari sudut pandang ekonomi Islam, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), investasi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Provinsi Lampung. Teknik kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung dan organisasi terkait lainnya yang berkaitan dengan topik yang dibahas menyediakan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis regresi data panel menggunakan perangkat lunak Eviews 10 adalah teknik analisis yang digunakan. Temuan dari analisis data menunjukkan bahwa meskipun variabel PDRB memiliki pengaruh secara simultan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, namun tidak memiliki pengaruh secara parsial. Di Provinsi Lampung, variabel investasi dan PAD memiliki pengaruh secara simultan dan parsial terhadap ketimpangan distribusi pendapatan
TRANSFORMSI DIGITALISASI UMKM DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA DIGITAL DI KELURAHAN JAGABAYA 1 KECAMATAN WAY HALIM BANDAR LAMPUNG Icha Enjel Lika; Fitri Delia Nur Imani; Rio Surya Pratama; Ghina Ulfah Saefurrohman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital saat ini. Kegiatan Pengabdian masayarakat ini mengkaji peran digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat posisi UMKM di Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Studi ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, termasuk keterbatasan literasi digital dan dukungan infrastruktur. Metode pelaksanaan meliputi  wawancara mendalam dengan ketua LK, RT, dan pelaku usaha UMKM, melakukan observasi, dan dokumentasi. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa banyak UMKM yang belum mengadopsi digitalisasi dalam penjualan dan pembayaran, serta membutuhkan pendampingan, monitoring, dan bantuan modal serta teknologi. Penelitian ini dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dalam upaya memajukan dan mendigitalisasi UMKM di Bandar Lampung.
Bullying Dalam Perspektif Psikologi, Hukum Dan Ekonomi: Sebuah Pendekatan Multidisipliner Di SDN 1 Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung Johana Nurhaliza AY; Fadhilah Rauf; Refaldi Devano Putra; Ghina Ulfah Saefurrohman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah dasar masih menjadi isu krusial yang berdampak pada perkembangan anak, baik secara psikologis, sosial, maupun akademik. Penelitian ini difokuskan pada kasus bullying di SDN 1 Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung dengan meninjau persoalan melalui perspektif psikologi, hukum, dan ekonomi secara multidisipliner. Isu-isu pokok yang dikaji meliputi bentuk dan pola bullying, dampak psikologis terhadap korban seperti penurunan kepercayaan diri dan gangguan emosional, konsekuensi hukum yang timbul berdasarkan peraturan perlindungan anak, serta implikasi ekonomi baik dalam bentuk biaya konseling, turunnya prestasi belajar, hingga potensi kerugian sosial-ekonomi jangka panjang.
Pengaruh Ketimpangan Pendapatan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Tingkat Kemiskinan pada 10 Provinsi di Indonesia Ditinjau dalam Perspektif Ekonomi Islam Tahun 2015-2024 Novita Sari; Madnasir Madnasir; Yulistia Devi; Ghina Ulfah Saefurrohman
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 1 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i1.10032

Abstract

In ten Indonesian provinces with the highest rates of poverty between 2015 and 2024, this study looked at the impact of open unemployment, income inequality, and the Human Development Index (HDI) on poverty. As part of a quantitative technique, this analysis makes use of panel data from Central Statistics Agency publications. After all collected data was analyzed using the panel data regression approach, tests conducted using the Eviews 12 application revealed that the Fixed Effect Model (FEM) was the best specification.  The results show that income inequality has a major impact on rising rates of poverty.  However, the HDI variable's positive but insignificant correlation shows that improvements in human development quality have not directly impacted the decline in poverty in these areas. In addition, the open unemployment rate was also not proven to affect changes in poverty levels. In the context of Islamic economics, equitable distribution of wealth, protection for vulnerable groups, and optimization of social instruments such as zakat, infaq, and sadaqah are crucial principles in maintaining economic justice.