Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana pengetahuan akuntansi yang dimiliki oleh mahasiswa dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengambil keputusan finansial. Dengan fokus pada apakah pengetahuan akuntansi berkontribusi pada pengelolaan keuangan pribadi, pemilihan investasi, perencanaan pengeluaran, dan pengambilan keputusan finansial lainnya, penelitian ini mengeksplorasi apakah pemahaman akuntansi dapat meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan finansial di kalangan mahasiswa. Fenomena yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah stigma sosial bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) cenderung memiliki gaya hidup hedonis dan boros, yang mungkin disebabkan oleh kurangnya pengetahuan akuntansi yang memadai dalam pengelolaan keuangan pribadi. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa program studi akuntansi dengan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kemampuan pengambilan keputusan dan variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan akuntansi. Analisis data penelitian ini dilakukan menggunakan teknik uji t-test untuk menguji signifikansi hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa program studi akuntansi fakultas ekonomika dan bisnis Universitas Negeri Surabaya. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya pendidikan akuntansi dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat mematahkan stigma sosial negatif yang ada, serta mendorong mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik.