Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji pengaruh konsep bekerja jarak jauh terhadap kinerja pegawai di bidang akuntansi, dengan fokus pada aspek efisiensi kerja dan akurasi pelaporan. Dengan meningkatnya penerapan model kerja jarak jauh, terutama pasca-pandemi Covid-19, pemahaman tentang bagaimana pegawai beradaptasi dengan lingkungan kerja yang fleksibel menjadi sangat penting. Terutama di era modern saat ini, bekerja jarak jauh merupakan hal yang lumrah dan menjadi populer atau banyak digunakan oleh beberapa instansi atau perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang melibatkan pegawai akuntansi di area Kota Surabaya yang bekerja jarak jauh. Analisis dalam penelitian ini menggunakan Regresi Linear Berganda dengan 3 variabel independen yaitu Fleksibilitas Waktu dan Tempat, Penggunaan Teknologi Pendukung Serta Komunikasi dan Koordinasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel Fleksibilitas Waktu dan Tempat, Penggunaan Teknologi Pendukung, serta Komunikasi dan Koordinasi secara signifikan bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap Efisiensi Kerja dan Akurasi Pelaporan Keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bekerja jarak jauh dapat menjadi salah satu strategi yang efektif untuk dijalankan guna meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada literatur yang ada dan memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia di era digital serta dapat merancang sistem kerja yang lebih fleksibel dan juga adaptif.