Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari lifestyle, rating brand, dan review beauty influencer terhadap keputusan pembelian skincare di kalangan yang berusia 17-30 tahun. Pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling digunakan pada penelitian ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 91 responden dengan kriteria pengguna skincare aktif dan pengguna media sosial. Variabel yang diteliti yakni, meliputi lifestyle, rating brand, dan review beauty influencer sebagai variabel independen dan keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Didapat hasil penelitian yang menyajikan bahwa variabel lifestyle tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan rating brand dan review beauty influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian skincare. Rating brand merupakan variabel yang paling menonjol dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,610. Secara simultan, keputusan pembelian dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut dengan nilai R Square sebesar 41,9%, sedangkan 58,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peran rating brand dan review beauty influencer dalam strategi pemasaran produk skincare untuk kalangan usia muda. Hasil penelitian ini menyoroti tentang pentingnya peran rating brand dan review beauty influencer dalam memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare, terutama di kalangan konsumen muda. Adapun hal lain, lifestyle tidak menampakkan kontribusi yang signifikan, hal ini dikarenakan pilihan konsumen cenderung dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti rekomendasi pihak ketiga dan popularitas merek. Selain itu, penelitian ini memberikan implikasi praktis untuk mengembangkan kualitas dan citra merek bagi perusahaan skincare melalui pengelolaan rating brand yang positif serta kerja sama yang strategis dengan beauty influencer. Sementara itu, untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain, seperti pengaruh beauty trend atau loyalitas merek dengan tujuan untuk melengkapi hasil penelitian ini.