Anjeli, Ni Kadek Ayu Sri. 2024. Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kualitas Tidur Perawat YangBertugas Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Skripsi, Program Studi Ilmu Keperawatan, SekolahTinggi Ilmu Kesehatan Buleleng, Pembimbing (1) Ns. Agus Ari Pratama, S.Kep.,M.Kep. Pembimbing (2)Ns. Aditha Angga Pratama, S.Kep.,M.Kes..Pendahuluan: Perawat adalah seseorang yang memberikan asuhan keperawatan pada pasien dalam upayameningkatkan kesehatan. Perawat dapat mengalami stres yang diakibatkan oleh situasi baik sosial,lingkungan, dan tuntutan fisik yang tidak terkontrol, dampak dari stres biasanya menyebabkan rendahnyakualitas dan kuantitas tidur yang dapat memicu perawat menjadi hilangnya konsentrasi danmengakibatkan kecelakaan kerja. Tujuan: penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Tingkat StresTerhadap Kualitas Tidur Perawat Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Metode: Penelitian inimenggunakan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental samplingdan didapatkan hasil 55 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner DASS-42dan kuesioner PSQI. Data telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS dengan ujiSpearmen Rho. Hasil: Hasil analisis bivariet menunjukan hasil p = 0,001 ( =0,05) yang artinya bahwa pvalue < 0,05 sehingga Ho ditolak Ha diterima yang artinya adanya hubungan antara tingkat stres terhadapkualitas tidur, serta didapatkan hubungan korelasinya yang cukup kuat dengan r=0,453. Kesimpulan: daripenelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan tingkat stres terhadap kualitas tidur perawat yang bertugasdi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali yang bersifat searah dengan semakin rendah tingkat stres yang dialamiresponden semakin bagus kualitas tidur yang dialami responden tersebut.Kata kunci: Perawat, Tingkat Stres, Kualitas Tidur.