Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TOTAL ASSET TURN OVER (TATO) DAN NET PROFIT MARGIN (NPM) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT. HUTAMA KARYA PERIODE 2019-2023 Anjeli Ayu; Kezia Khairani; Muhammad Dizky Mahardika; Yulianto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1451

Abstract

Penelitian yang dilakukan untuk analisis terkait pengaruh TATO dan NPM PT dalam perkembangan dan pertumbuhan dari lana yang ada di Hutama Karya periode 2019–2023. Kedua variabel tersebut digunakan sebagai variabel yang independen dan dependen. Adanya suatu pertumbuhan pendapatan mencerminkan suatu perubahan kondisi perekonomian suatu perusahaan, peningkatan pendapatan yang ditunjukkan dengan adanya suatu kinerja keuangan yang kuat dan penurunan pendapatan yang mencerminkan kondisi kurang menguntungkan. PT. Hutama Karya perusahaan yang akan dijadikan subjek penelitian ini, dilakukan dengan penggunaan teknik sampling jenuh. Setelah dilakukannya penelitian, menghasilkan TATO tidak berpengaruh secara parsial pada tumbuhnya sebuah laba. Disisi lain, NPM mempunya pengaruh positif. Sehingga meskipun terdapat efisien pengelolaan aset perusahaan tidak berdampak secara langsung pada pertumbuhan pendapatan, kemampuan perusahaan mengubah pendapatan menjadi laba bersih sangat penting dalam mendukung pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan. Dilakukannya penelitian ini, diharapkan menjadi sebuah kontribusi secara praktis dimana perusahaan memiliki pemahaman yang baik berkaitan dengan NPM sebagai pendukung adanya pertumbuhan laba. Kemudian dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk dilakukan pembuatan keputusan melakukan investasi di bidang infrastruktur.
The HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP KUALITAS TIDUR PERAWAT YANG BERTUGAS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALI: HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP KUALITAS TIDUR PERAWAT YANG BERTUGAS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALI Agus Ari Pratama; Anjeli Ayu
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v10i2.520

Abstract

Anjeli, Ni Kadek Ayu Sri. 2024. Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kualitas Tidur Perawat YangBertugas Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Skripsi, Program Studi Ilmu Keperawatan, SekolahTinggi Ilmu Kesehatan Buleleng, Pembimbing (1) Ns. Agus Ari Pratama, S.Kep.,M.Kep. Pembimbing (2)Ns. Aditha Angga Pratama, S.Kep.,M.Kes..Pendahuluan: Perawat adalah seseorang yang memberikan asuhan keperawatan pada pasien dalam upayameningkatkan kesehatan. Perawat dapat mengalami stres yang diakibatkan oleh situasi baik sosial,lingkungan, dan tuntutan fisik yang tidak terkontrol, dampak dari stres biasanya menyebabkan rendahnyakualitas dan kuantitas tidur yang dapat memicu perawat menjadi hilangnya konsentrasi danmengakibatkan kecelakaan kerja. Tujuan: penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Tingkat StresTerhadap Kualitas Tidur Perawat Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Metode: Penelitian inimenggunakan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental samplingdan didapatkan hasil 55 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner DASS-42dan kuesioner PSQI. Data telah dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS dengan ujiSpearmen Rho. Hasil: Hasil analisis bivariet menunjukan hasil p = 0,001 ( =0,05) yang artinya bahwa pvalue < 0,05 sehingga Ho ditolak Ha diterima yang artinya adanya hubungan antara tingkat stres terhadapkualitas tidur, serta didapatkan hubungan korelasinya yang cukup kuat dengan r=0,453. Kesimpulan: daripenelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan tingkat stres terhadap kualitas tidur perawat yang bertugasdi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali yang bersifat searah dengan semakin rendah tingkat stres yang dialamiresponden semakin bagus kualitas tidur yang dialami responden tersebut.Kata kunci: Perawat, Tingkat Stres, Kualitas Tidur.